Jika perang benar terjadi, Jenderal Iran pastikan tak ada kemenangan bagi AS

Jenderal itu juga menambahkan bahwa AS tidak akan menemukan sekutu di antara negara-negara Eropa jika ia memulai perang dengan Iran. Dia mencatat bahwa kenaikan harga minyak akibat perang bisa merugikan negara-negara Eropa.

Farah Fuadona
Oleh Farah Fuadona - Reporter
Jika perang benar terjadi, Jenderal Iran pastikan tak ada kemenangan bagi AS
Garda Revolusi Iran. ©majalla.com

Wakil KomandanKorps Garda Revolusi Iran (IRGC) untuk Urusan Politik Brigadir Jenderal Rasoul Sanayee Raad memperingatkan AS bahwa perang dengan Iran akan dibayar mahal oleh Washington. Karena sistem pertahanan Teheran bisa menimbulkan kerusakan fatal.

Menurut laporan kantor berita Iran Fars, sebelumnya sebuah pernyataan yang dirilis pada 22 Agustus menyatakan bahwa Teheran menghindari adanya perang dengan 'musuh bebuyutan'. Jika perang benar terjadi maka itu akan jadi sebuah pelajaran yang tak terlupakan.

"AS telah memahami bahwa tidak akan ada kemenangan dalam perang melawan Iran dan tidak menjamin dapat menghindari dari perang atrisi," katanya, dikutip dari Sputnik, Kamis (30/8).

Jenderal itu juga menambahkan bahwa AS tidak akan menemukan sekutu di antara negara-negara Eropa jika ia memulai perang dengan Iran. Dia mencatat bahwa kenaikan harga minyak akibat perang bisa merugikan negara-negara Eropa.

Hubungan antara Washington dan Teheran bergejolak sejak Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran pada Mei 2018 dan kembali menjatuhkan sanksi terhadap Republik Islam Iran.

Teheran membalas dengan mengancam akan memblokir Selat Hormuz, rute utama untuk sebagian besar pasokan minyak dunia, jika Amerika memberlakukan sanksi terhadap perdagangan minyak Iran yang rencananya akan dijatuhkan pada November.

Rekomendasi