Akui Yerusalem Timur jadi ibu kota Palestina, Turki bakal buka kedutaan besar

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengusulkan pemerintah agar membuka kedutaan besar di Yerusalem Timur, apabila kemerdekaan Palestina diakui secara internasional.

Ira Astiana
Oleh Ira Astiana - Reporter
Akui Yerusalem Timur jadi ibu kota Palestina, Turki bakal buka kedutaan besar
Kota Yerusalem. ©2017 REUTERS/Ammar Awad

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengusulkan pemerintah agar membuka kedutaan besar di Yerusalem Timur, apabila kemerdekaan Palestina diakui secara internasional.Cavusoglu menuturkan, sejak diakuinya Yerusalem sebagai ibu kota Palestina oleh negara Muslim Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), masyarakat internasional sudah menunjukkan 'tekad serius' untuk mengenali Palestina."Kita harus berhasil dalam hal ini. Begitu kita berhasil, kedubes akan terbuka di ibu kota negara Palestina yang merdeka, Yerusalem Timur," kata Cavusoglu, dikutip dari laman Russia Today, Jumat (15/12).Dia juga menambahkan begitu dunia mengakui klaim itu, dia yakin akan ada arus masuk kedutaan dan layanan diplomatik lainnya ke kota yang sudah diresmikan sebagai ibu kota negara Palestina.Sebelumnya, dalam KTT Luar Biasa OKI yang dihelat di Istanbul, Turki, Rabu (13/12) lalu, 57 negara anggota organisasi berkumpul untuk membahas reaksi mereka terhadap keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.Keputusan yang diambil pekan lalu oleh Presiden Donald Trump itu mendapat teguran kuat dari para pemimpin negara Islam. Langkah balasan yang diambil oleh negara Muslim adalah mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina."Kami menyatakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Negara Palestina dan mengundang semua negara untuk mengakui Negara Palestina dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota yang diduduki," demikian pernyataan OKI.Pernyataan tersebut ditentang keras oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Israel menganggap seluruh wilayah Yerusalem sebagai ibu kotanya. Selama bertahun-tahun, Israel juga tidak pernah mengizinkan Palestina membuka kantor pemerintah di wilayah tersebut, meski pernah ada upaya dari sejumlah pihak untuk mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina."Kebenaran akan menang pada akhirnya dan banyak negara pasti akan mengenali Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan juga memindahkan kedutaan mereka," tukasnya.

Rekomendasi