Setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk memakzulkan Presiden Park Geun-hye, Korea Selatan segera menggelar pemilihan presiden yang baru. Pada 9 Mei mendatang, sekitar 51 juta rakyat Korsel akan memberikan hak pilih untuk menentukan nasib negerinya hingga lima tahun kemudian.Presiden terpilih Korsel nantinya akan menghadapi beberapa masalah diplomatik yang melanda negeri. Tes rudal Korea Utara yang semakin gencar dilakukan, pembalasan China kepada Amerika Serikat dalam membangun tameng pertahanan rudal, dan juga urusan domestik seperti utang dan restrukturisasi perusahaan merupakan sebagian kecil tantangan yang harus dihadapi.Saat ini, Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn diberi mandat untuk menjadi pelaksana tugas presiden. Namun, beberapa kandidat presiden telah disiapkan untuk bersaing menjadi orang nomor satu di Negeri Gingseng. Dilansir dari laman Forbes, Selasa (14/3), berikut ini merupakan orang-orang yang akan mendaftarkan diri di pemilu mendatang:
Park Won-Soon ©2017 Getty Image
Wali Kota Seoul, Park Won-soonDengan memanfaatkan pengalaman enam tahun di jabatannya yang terakhir, Won-soon dinilai bisa menarik banyak pemilih. Mantan presiden Korsel, Lee Myung-bak, sebelumnya menjabat menjadi wali kota dan posisi tersebutlah yang membawa dia menjadi presiden pada 2008 sampai 2013.Selain menjadi wali kota, Won-soon juga mantan aktivis hak asasi manusia yang seringkali menyerukan revolusi pemerintahan. Namun, Won-soon harus tetap berjuang untuk mendapat dukungan di tengah persaingan liberal ini.Moon Jae-inPria 63 tahun ini merupakan mantan ketua partai arus utama Partai Minjoo. Dia juga diketahui pernah ikut berkampanye untuk membuat Geun-hye mundur dari jabatan presiden.Jae-in digambarkan sebagai pemimpin progresif dari partai liberal sosial. Saat ini, kepala staf untuk mantan presiden Roh Moo-hyun tersebut memimpin persaingan pemilu dengan perolehan dukungan sebesar 35 persen dari beberapa survei.Pendiri Partai Rakyat dan anggota Majelis Nasional, Ahn Cheol-sooCheol-soo pernah turut serta dalam pemilu 2012 lalu sebagai calon presiden, namun karena alasan tertentu dia mengundurkan diri satu bulan sebelum pemilu berlangsung.Cheol-soo juga dikenal sebagai politisi yang telah lama malang melintang di dunia politik. Dia juga telah menempuh pendidikan di Amerika Serikat dan mendirikan perusahaan perangkat lunak antivirus AhnLab pada 1995 silam. Selain sebagai politisi, Cheol-soo dikenal sebagai taipan software.
Wali Kota Seongnam, Lee Jae-MyungSama seperti Jae-in, Jae-myung juga berasal dari Partai Min-joo. Selama tujuh tahun terakhir, Jae-myung telah memimpin kota terbesar ke-10 di Korsel.Selain sebagai wali kota, Jae-myung juga dikenal sebagai pembaharu liberal yang telah merumuskan program kesejahteraan sosial yang luar biasa inklusif bagi kaum muda dan para orang tua di kotanya.Pria 52 tahun tersebut merupakan lulusan sarjana hukum yang memperoleh persetujuan untuk maju capres dari para pendukung sebanyak 16 persen.
Advertisement