Kali pertama, Najib sebut Korut terlibat pembunuhan Kim Jong-nam

Kali pertama, Najib sebut Korut terlibat pembunuhan Kim Jong-nam. Untuk pertama kalinya, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyebut Korea Utara bertanggung jawab atas terbunuhnya Kim Jong-nam, kakak tiri penguasa Korut. Tuduhan itu diucapkannya di tengah memburuknya hubungan diplomatik usai pengusiran dubes.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Kali pertama, Najib sebut Korut terlibat pembunuhan Kim Jong-nam
najib razak kecam myanmar soal rohingya. ©AP

Untuk pertama kalinya, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyebut Korea Utara (Korut) bertanggung jawab atas terbunuhnya Kim Jong-nam, kakak tiri penguasa Korut. Tuduhan itu diucapkannya di tengah memburuknya hubungan diplomatik usai pengusiran dubes dari kedua negara.Dilansir CNN, Rabu (8/3), Najib menyebut Korut tega membunuh warganya sendiri dengan menggunakan racun yang dilarang. Meski dalam beberapa kesempatan negara komunis tersebut berkali-kali membantah terlibat secara langsung dan menyebut Jong-nam tewas akibat serangan jantung."Apa yang kita hadapi sekarang adalah aksi mereka (Korut) dalam pembunuhan warganya sendiri di Malaysia, di tanah Malaysia, menggunakan senjata kimia terlarang," ujar Najib.Jong-nam meninggal dunia pada Senin (13/2) lalu, sekitar 20 menit setelah dua orang wanita membasuh wajahnya menggunakan racun mematikan bernama VX nerve agent. Ketegasan kepolisian untuk terus menginvestigasi kasus ini membuat hubungan kedua negara memburuk.Meski demikian, Malaysia tidak pernah mengungkap secara langsung keterlibatan Korut dalam pembunuhan tersebut. Hanya badan intelijen Korea Selatan (Korsel) yang blak-blakan soal keterlibatan negara komunis itu.Komentar ini juga merupakan bagian dari upaya Najib untuk bisa memulangkan 11 warganya yang dicekal di Korea Utara. Mereka terdiri dari empat staf kedutaan serta keluarganya, dan dua pegawai PBB.Sementara itu, aparat Malaysia terus menekan kedutaan agar memberikan kesempatan untuk memeriksa tiga orang yang diduga mengetahui kasus pembunuhan Jong-nam. Namun, ketiganya disembunyikan di dalam kompleks kedutaan yang saat ini dikepung kepolisian.Sejauh ini baru dua orang yang sudah menjalani proses hukum, mereka adalah Siti Aisyah dari Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam. Tersangka ketiga yang merupakan warga Korea Utara dilepas karena polisi tidak memiliki bukti cukup untuk menjeratnya.Saat ini, Malaysia masih memburu empat tersangka lainnya yang dipastikan warga negara Korut. Hanya saja, mereka diyakini sudah kembali ke Pyongyang.

Rekomendasi