Guru muslim asal Inggris ditolak masuk AS tanpa penjelasan

Guru muslim asal Inggris ditolak masuk AS tanpa penjelasan. Dia digiring petugas keamanan keluar pesawat ketika akan melakukan penerbangan dari Reykjavik, Islandia menuju New York, Amerika Serikat. Guru laki-laki 25 tahun bernama Muhammad Miah yang lebih dikenal Juhel itu lahir di Birmingham dan besar di Swansea.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Guru muslim asal Inggris ditolak masuk AS tanpa penjelasan
juhel miah. ©guardian

Guru muslim asal Inggris bernama Juhel Miah digiring petugas keamanan keluar pesawat ketika akan melakukan penerbangan dari Reykjavik, Islandia menuju New York, Amerika Serikat.Guru laki-laki 25 tahun bernama Muhammad Miah yang lebih dikenal Juhel itu lahir di Birmingham dan besar di Swansea. Dia mengatakan punya visa yang masih berlaku hingga 2019 dan tak punya catatan kriminal.Guru matematika yang berangkat dengan lima pegawai sekolah itu mengaku bertanggung jawab menjaga delapan siswa dari 39 murid yang ikut dalam perjalanan itu."Semua orang melihat seolah saya berbuat salah, itu membuat saya malu meski harusnya saya tidak merasa begitu. Saya terus bertanya apa alasan mereka mengeluarkan saya dari pesawat, tapi tak seorang pun memberi penjelasan," kata Miah, seperti dilansir stasiun televisi Press TV, Rabu (22/2)."Satu alasan yang saya tahu, karena saya seorang muslim, semoga saja alasan itu salah," kata dia.Miah juga mengatakan dia ditolak ketika akan mendatangi Kedutaan Amerika Serikat di Reykjavik.Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengeluarkan kebijakan yang melarang warga dari tujuh negara muslim masuk ke AS. Tujuh negara itu adalah Sudan, Somalia, Libya, Yaman, Irak, Iran, dan Suriah. Keputusan itu kemudian ditangguhkan oleh pengadilan.

Rekomendasi