Sebanyak 562 pecandu narkoba di pusat rehabilitasi Vietnam melarikan diri. Polisi berhasil menangkap 332 orang, dan saat ini tengah mengerahkan seluruh petugas untuk memburu 230 buronan lain.
Wakil Direktur Departemen Tenaga Kerja dan Sosial Provinsi Dong Nai, Ho Van Loc mengatakan pelarian para tahanan ini mulanya diinisiasi dua orang sehingga yang lain ikut melakukan hal serupa.
Dikutip dari laman Asian Correspondent, Senin (24/10), Loc mengatakan pada Vn Express, "Para narapidana menerobos gerbang pusat Dong Nai di kawasan Xuan Loc pada Minggu sekitar pukul 11 siang."
"Para tahanan itu memblokir lalu lintas karena berbondong-bondong menutupi Rute Nasional 1A, jalan raya trans-Vietnam," tambah Loc.
Loc juga menegaskan pelarian para pecandu tersebut disebabkan oleh pendatang baru dari pusat yang kondisi psikologisnya tidak stabil. Dia membantah rumor yang tersebar bahwa aksi protes ini disebabkan karena tempat rehabilitasi terlalu penuh dan kondisi di sana mengenaskan.
Polisi juga mengatakan tidak ada bentrokan antar narapidana dengan penjaga keamanan sebelumnya. Berdasarkan keterangan saksi, para narapidana itu melarikan diri berbekal senjata tongkat dan parang untuk memeras uang mereka.
"Mereka berteriak kencang, menakut-nakuti orang," ujar salah satu saksi mata.