Hanya berselang beberapa jam usai pemerintah Suriah terima kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan Rusia, serangan udara lewat jet tempur melancarkan bom di lokasi pasar wilayah kelompok pemberontak di Idib, barat laut Suriah, sumber regu penyelamat dan pengamat HAM Suriah mengatakan.
Pengamat mengatakan, 58 orang menjadi korban jiwa, termasuk 13 wanita dan 13 anak kecil terbunuh dalam serangan di kota Idib, seperti dikutip dari ABC.net, Minggu (11/9). Belum jelas siapa otak di balik serangan ini.
Selang satu hari sebelum insiden ini terjadi, Mediasi dilakukan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Mereka akhirnya sepakat lakukan mediasi gencatan senjata, usai perundingan maraton di Genewa.
AS dan Rusia sepakat untuk menjalin kerja sama untuk proses perdamaian di Suriah dan menumpas kelompok militan Negara Islam Irak Suriah (ISIS).
Menlu AS John Kerry dan Menlu Rusia Sergei Lavrov ©2016/ABC
Kesepakatan sendiri ini sendiri siap diimplementasikan pada Senin besok, bertepatan dengan perayaan hari raya umat Islam. Hasil dari kesepakatan adalah pemerintah siap menyudahi perang di beberapa wilayah dikuasai kelompok oposisi.