Aksi mogok makan adalah bentuk unjuk rasa anti kekerasan untuk menekan pihak lain supaya merasa bersalah. Aksi ini biasanya juga didorong oleh motif protes politik dengan maksud supaya pihak yang diprotes mau mengubah keputusan atau kebijakannya.Para pelaku mogok makan biasanya masih mau minum cairan tapi menolak makanan dalam bentuk padat.Gerakan mogok makan juga bisa dilakukan oleh sekelompok orang untuk, misalnya, menekan pemerintah atau rezim tertentu. Mereka yang melakukan aksi mogok makan ini bisa berhari-hari bahkan bertahun-tahun. Di antara mereka juga ada yang akhirnya meninggal tapi ada juga yang bertahan hidup.Ketika mereka mogok makan, biasanya petugas medis memaksa mereka menerima asupan makanan melalui selang supaya mereka masih bisa bertahan.Berikut empat aksi mogok makan terlama di dunia yang pernah dicatat dalam sejarah:
Advertisement
Orlando Zapata adalah aktivis politik yang mendekam di penjara Kuba dan melancarkan aksi mogok makan.Dia ditangkap pada 6 Desember 2002 oleh polisi Kuba dengan tuduhan menentang pemerintah dan melanggar ketertiban. Dia divonis penjara 36 tahun.Pada Desember 2009 dia memulai aksi mogok makan menentang pemerintah karena melarangnya memakai pakaian narapidana berwarna putih, tidak seperti napi lainnya yang memakai seragam pesakitan berwarna lain. Selama mogok makan dia menolak makanan lain selain yang diberikan ibunya.Menurut kelompok oposisi pihak penjara akhirnya tidak memberinya minum sehingga membuat dia gagal ginjal.Zapata akhirnya meninggal setelah mogok makan selama 83 hari pada 23 Februari 2010 saat usianya 42 tahun. Kematiannya menjadi sorotan internasional dan membuat hubungan Amerika Serikat serta Uni Eropa dengan dan Kuba semakin renggang.
Advertisement
Mahatma Gandhi pernah mendekam di penjara pada 1922, 1930, 1933, dan 1942 karena mendukung kemerdekaan India atas Inggris. Dia juga adalah sosok yang dikenal dengan perlawanan tanpa kekerasan dalam bentuk mogok makan.Bersama Bhagat Singh dan Dutt, Gandhi menggelar aksi mogok makan pada 1929. Kedua rekannya itu akhirnya meninggal di hari ke-116 mogok makan.Selepas kejadian itu Gandhi semakin populer di kalangan rakyat India dan dunia internasional.
hari
Advertisement
Guillermo Farinas Hernandez dikenal sebagai jurnalis dan aktivis politik di Kuba. Dia pernah melakukan aksi mogok makan sebanyak 23 kali untuk memprotes rezim Kuba. Farinas mengatakan dia siap untuk mengorbankan nyawa demi menentang sensor pemerintah Kuba.Pada 2006 pria 54 tahun melakukan aksi mogok makan selama tujuh bulan untuk memprotes pemerintah Kuba yang menyensor Internet. Dia akhirnya mengakhiri mogok makannya pada musim gugur 2006 karena masalah kesehatan.Tindakannya sempat mendapat sorotan internasional dan kelompok jurnalis internasional Wartawan Lintas Batas menganugerahinya penghargaan khusus. Selain itu dia juga mendapat penghargaan hak asasi internasional.
Advertisement
Irom Chanu Sharmila, perempuan yang dikenal dengan 'Wanita Besi' di India akhirnya melahap makanan pertamanya hari ini setelah 16 tahun menggelar aksi mogok makan.
Aktivis perempuan 44 tahun ini menjadi simbol perlawanan kekerasan di negaranya sejak konflik Manipur.Sharmila akhirnya memutuskan menghentikan aksi mogok makan karena tidak berhasil memaksa pemerintah menghapuskan undang-undang militer yang kontroversial. Selain itu, dia juga terancam dijatuhi hukuman akibat percobaan bunuh diri.
Selama 16 tahun, perempuan ini dipaksa makan melalui selang yang dipasang di lubang hidungnya. Dia melakukan aksi mogok makan sejak usianya masih 28 tahun.Kala itu, Pembantaian Malom yang dilakukan tentara paramiliter dan menewaskan 10 orang di desa kecil di Imphal baru saja usai. Aksi ini dilakukan sejak 2 November 2000.Dikutip dari The Guardian, dia melakukan aksinya untuk mendesak pemerintah menghapuskan Undang-undang Kekuatan Khusus Angkatan Bersenjata (AFSPA). UU tersebut memberikan kewenangan kepada militer untuk membunuh para pemberontak.Sharmila bersumpah tidak akan makan, minum, menyisir rambut atau melihat ke cermin sampai AFSPA dicabut. Dia menjadi tahanan polisi tiga hari setelah melakukan aksi mogok makan.Sharmila mengakhiri mogok makan bertepatan dengan peringatan 70 tahun gerakan Quit India, yang merupakan hari kemerdekaan India bebas dari jajahan Inggris. Sharmila mengaku akan terjun ke dunia politik."Saya akan berkecimpung dalam dunia politik dengan mengikuti pemilihan anggota dewan di Manipur," ujar perempuan ini.Dukungan terus mengalir pada perempuan Sharmila. Keluarga korban Pembantaian Malom juga menyatakan dukungan mereka pada Sharmila apabila dia masuk ke dunia politik.
Â