Presiden Rusia Vladimir Puntin menyatakan kesiapan mendalami pemicu jatuhnya pesawat Malaysia MH17 di Ukraina pada tahun 2014 dengan bertemu Pedana Menteri Najib Razak dalam pekan ini. Rencana Putin disampaikan langsung oleh Ajudan Kremlin Yury Ushakov kemarin, seperti diberitakan Channel News Asia, Selasa (17/5).
"Seperti yang diharapkan pihak Malaysia untuk mendiskusikan hal ini, kami tentunya juga siap untuk itu," kata Ushakov.
Diketahui, Presiden Putin dan PM Razak dijadwalkan bertemu di Resor wisata Sochi dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Rusia.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim penyelidik Belanda mengatakan pesawat MH17 meledak di udara dan jatuh di Ukraina Timur pada 17 Juli akibat serangan misil BUK buatan Rusia. Penyidik resmi Belanda dan Malaysia, yang warganya banyak tewas dalam insiden itu, menuding pasukan separatis Ukraina di Crimea bertanggung jawab. Para militan memperoleh senjata dari Negeri Beruang Merah.
Seluruh penumpang dan kru berjumlah 298 orang meninggal. Mayoritas korban adalah warga negara Belanda. Sebanyak 12 orang Warga Negara Indonesia turut menjadi korban dalam tragedi itu.