Jawaban atas misteri jatuhnya SU-24 militer Rusia yang dituding melanggar wilayah udara Turki bulan lalu bertumpu pada rekaman kotak hitamjet tempur tersebut. Namun pihak militer Rusia mengkonfirmasi bila mesin perekam data pesawat itu rusak parah sehingga tidak dapat terbaca untuk saat ini.
"Chip yang ada di jet tersebut terkena serangan serta hancur, sehingga menimbulkan kerusakan parah," kata juru bicara militer Rusia, seperti dikutip dari BBC, Selasa (22/12).
Rusia berharap besar pada kotak hitam tersebut untuk membuktikan kepada Turki bila jet mereka benar-benar masih berputar di wilayah Suriah, tidak seperti yang diklaim oleh Ankara.
Data pergerakan Su-24 Rusia versi radar Turki (c) 2015 CNN Turkey"Kami akan lanjutkan investigasi ini, hingga data dapat kami dapatkan. Sejauh ini 13 dari 16 chip hancur, uji sinar-X menunjukkan informasi data penerbangan jet sulit didapat menggunakan cara normal," lanjut mereka.
Tindakan Turki menjatuhkan Sukhoi itu meretakkan hubungan harmonis kedua negara. Presiden Rusia Vladimir Putin murka, menyebut Turki menusuk mereka dari belakang. Putin juga mengatakan bila Turki berkepentingan melindungi ISIS.