Dalam sebuah rekaman suara di dunia maya yang beredar kemarin, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengatakan pasangan suami istri yang menembak mati 14 orang di San Bernardino, Amerika Serikat, tiga hari lalu adalah pengikut mereka."Dua pengikut ISIS beberapa hari lalu menyerang di San Bernardino, California," kata pernyataan di radio daring al-Bayan.Rizwan Farook, 28 tahun, dan istrinya Tashfeen Malik, 29 tahun, melepaskan tembakan ke sebuah pesta liburan para pegawai negeri di sebelah timur Kota Los Angeles. Pasangan yang memiliki putri berusia enam bulan itu kemudian tewas dalam baku tembak dengan polisi, seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (5/12).Biro Penyelidik Federal (FBI) kemudian menggeledah sebuah rumah di Riverside, beberapa kilometer dari San Bernardino, setelah mendapat laporan Farook pernah tinggal di sana.Kesimpulan penyelidik didasarkan pada aktivitas jejaring sosial pasangan imigran itu. Farook disebut pernah menghubungi seorang anggota Front Jabhat al-Nusra, yang terkait Al Qaidah. Sementara Malik pernah mengunggah postingan berbaiat pada Khalifah Abu Bakar al-Baghdadi, pemimpin ISIS, menggunakan akun palsu.
ISIS klaim pelaku penembakan massal di San Bernardino pengikutnya
Klaim itu muncul di radio daring al-Bayan kemarin.
Rekomendasi