Sketsa wajah pelaku Bom Bangkok pada 17 Agustus lalu sudah disebar kepolisian Thailand. Demi menangkap pelaku, kini kepolisian Thailand meminta bantuan pihak Organisasi Polisi Lintas Negara (Interpol) turut melacak keberadaan pelaku yang masih simpang siur terkait identitasnya yang diisukan bukan dari warga asli Thailand.
"Pada awalnya pemerintah junta militer enggan meminta bantuan dari pihak asing untuk penyelidikan bom yang meledak pada Senin kemarin. Namun kini dari kepolisian nasional telah meminta bantuan untuk pertolongan lanjutan," kata Juru Bicara Wakil Kepolisian Nasional Tahiland Kissana Phathancharoen kepada kantor berita Reuters, Kamis (20/8).
Hingga saat ini belum ditemukan seputar motif peledakan bom yang meledak di hari Senin dan Selasa lalu.Di sisi lain, polisi Thailand meyakini pelaku masih berada di wilayah negaranya.
Sempat terlansir dugaan bila pelaku yang sengaja meninggalkan ransel yang terekam kamera CCTV adalah warga negara asing, namun Kissana menjelaskan bila pencarian tidak terfokus pada hal tersebut.
"Pada dasarnya kami mengirim modus operandi dan juga tampilan tersangka yang kami cari," jelasnya.
Insiden di Kuil Erawan menyebabkan 22 orang tewas, mencakup 11 orang asing. Seorang Warga Negara Indonesia ikut tewas dalam tragedi ini. Lebih dari itu, 120 orang mengalami cedera akibat bom berjenis TNT tersebut.