Ini pohon 'tertua' sedunia, tumbuh sebelum banjir era Nabi Nuh

Tes radiokarbon memperkirakan usia pohon asal Swedia setinggi 4 meter ini mencapai 9.550 tahun

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Ini pohon 'tertua' sedunia, tumbuh sebelum banjir era Nabi Nuh
Pohon tertua di dunia asal Swedia. ©2015 Merdeka.com

Beberapa hari belakangan, muncul meme di jejaring sosial yang menyatakan bahwa pohon tertua di dunia berada di Swedia.

Tes radiokarbon memperkirakan usia pohon jenis spruce ini mencapai 9.550 tahun. Meme satir itu lalu mengklaim pohon ini bahkan jauh lebih tua dari perkiraan ilmuwan Injil yang menyatakan banjir besar masa Nabi Nuh terjadi pada 1.656 sebelum masehi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pertanyaannya, apakah pohon itu benar-benar ada? Majalah National Geographic memastikan pohon itu memang tumbuh di Provinsi Dalarna, tepatnya di wilayah dataran tinggi setempat.

Universitas Umea menyatakan pohon setinggi empat meter ini batangnya baru berusia puluhan tahun. Tapi akarnya dipastikan terus hidup di tempat yang sama sejak nyaris 10 ribu tahun lalu.

"Ketika ada bagian akar yang mati, sudah ada jaringan baru dari akar yang sama," kata Leif Kullman, guru besar ekologi dan lingkungan Universitas Umea.

Kendati begitu, ilmuwan sedunia belum sepakat bahwa pohon spruce yang biasanya ditebang untuk hiasan natal di Swedia itu sebagai tumbuhan tertua sejagat.

Sejauh ini, para pakar pohon baru bersepakat menobatkan pinus di California sebagai yang tertua di dunia. Pohon jenis bristlecone di AS itu secara ilmiah dipastikan berusia 5 ribu tahun lebih.

Rekomendasi