Nepal tak murung setelah dihajar lindu

Reruntuhan bangunan akibat lindu sudah mulai dibersihkan.

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Nepal tak murung setelah dihajar lindu
gempa di nepal. ©AFP PHOTO/PRAKASH MATHEMA

Setelah lautan awan putih pekat tersibak, terlihatlah kota yang dirundung musibah ini. Khatmandu, ibu kota Nepal, dari ketinggian didominasi bangunan berwarna pucat. Sejauh mata memandang, hanya terlihat rusun yang mayoritas berwarna krem, oranye, merah jambu. Ada kesamaan dari semua bangunan itu, cat di dinding mulai memudar.Ketika pesawat TNI Angkatan Udara Boeing 737-400 yang dipiloti Kapten (Penb) Ahmad Zailani mendarat di landas pacu, hari ini, Kamis (30/4), sekilas tidak terlihat bekas lindu 7,6 skala richter mengguncang negara ini enam hari lalu. Baru setelah roda pesawat berhenti, dan para penumpang keluar, terlihatlah kesibukan regu penolong di Bandar Udara Internasional Tribhuvan. Tentara Nepal hilir mudik membantu sesama prajurit dari Jepang, Singapura, India, dan banyak lagi, menurunkan bantuan. Pesawat kargo, helikopter dan pesawat sipil siaga di area sekitar bandara. Bantuan pun menggunung di pinggir bandara.Ketika pesawat TNI AU tiba, rombongan dari Jakarta langsung disambut Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal, Iwan Winata Atmadja. Rombongan segera membongkar bantuan berupa 2 ton makanan siap saji, 2 ton peralatan medis, serta tenda darurat dan peralatan membuat RS darurat.Iwan secara simbolis memberikan bantuan itu kepada Konsul Kehormatan Chandra Prasad Dhakal, yang lantas menyerahkannya kepada utusan militer Nepal. "Ini SOP, karena pengantarnya dari militer harus diserahkan kepada militer," kata Iwan kepada media."Semoga bantuan Indonesia ini bisa meringankan beban anda," kata Dubes Iwan kepada perwakilan militer Nepal.Sementara ini, rombongan Indonesia memetakan situasi untuk memulai program bantuan dari kawasan Z-Street, di tengah Kota Khatmandu. Lokasi episentrum gempa ada di antara Khatmandu-Porkhara. Tim dari Tanah Air terdiri atas TNI AU, Kementerian Luar Negeri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pos Karya Peduli Umat, serta perwakilan Taruna Hiking Club, Bandung.Dari pemantauan merdeka.com, di Ibu kota Nepal reruntuhan bangunan akibat lindu sudah mulai bersih. Dari kawasan Tribhuvan menuju Gaushala, hingga Ratopul relatif tak ada lagi bekas gempa.Reruntuhan yang belum tertangani sepenuhnya mulai terlihat di kawasan Ganeshwor. Adapun suasana kota cenderung normal, orang beraktivitas biasa, walaupun masih belum sepenuhnya pulih. Mayoritas pertokoan di Naxal hingga Kaldhara masih tutup.Ketika tentara TNI AU berjalan di kawasan padat di tengah kota Khatmandu, seorang warga berseloroh sambil tersenyum di depan tokonya yang sepi. "Kalian tentara? Terima kasih sudah datang. Mohon bantuannya."Nepal tidak sepenuhnya murung seperti yang diduga. Daya hidup itu memancar di mana-mana.

Rekomendasi