Bela pluralisme, Jokowi masuk daftar '100 sosok berpengaruh' TIME

Karena dukung minoritas, Jokowi kembali masuk daftar 2015, sejajar dangan Barack Obama atau Vladimir Putin.

Muhammad Radityo
Oleh Muhammad Radityo - Reporter
Bela pluralisme, Jokowi masuk daftar '100 sosok berpengaruh' TIME
Presiden Indonesia yang jadi cover TIME. ©TIME

Majalah TIME memasukkan Presiden Indonesia Joko Widodo dalam daftar 100 sosok paling berpengaruh di dunia, dalam rilis hari ini, Jumat (17/4). Jokowi, bersanding dengan pemimpin dunia lain seperti Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Kanselir Jerman Angela Merkel, serta Presiden Rusia Vladimir Putin.

Artikel yang menjelaskan mengapa Jokowi patut dimasukkan daftar tokoh berpengaruh ditulis oleh Paul Wolfowitz, mantan Dubes AS untuk Indonesia.

Dia menulis Jokowi sebagai contoh pemimpin Indonesia yang mengutamakan pluralisme. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini disebutnya "Indonesia's anti-extremist".

Aksi Jokowi menengahi konflik penolakan warga muslim Lenteng Agung pada Lurah Susan yang beragama nasrani pada 2013, menjadi alasan utama majalah Time menobatkan dirinya sebagai 100 tokoh pemimpin paling berpengaruh di dunia.

Wolfowitz menjelaskan, sejak tepilihnya Jokowi tahun lalu sebagai presiden Indonesia, popularitasnya menembus sekat-sekat etnis, agama, maupun usia. Dengan modal sosial itu, Wolfowitz mengapresiasi keberanian Jokowi, ketika masih menjabat gubernur DKI, untuk tak tunduk pada tekanan kelompok mayoritas.

Cara Jokowi memihak Susan membuka harapan bahwa toleransi agama bisa berjalan mulus di Indonesia, asal pemerintah dapat bersikap adil.

"Komitmen Jokowi memegang erat toleransi beragama Indonesia membuat dirinya menjadi kunci penting, tidak hanya untuk Indonesia namun juga dunia yang sangat membutuhkan sosok seperti Jokowi, menjujung tinggi demokrasi dalam perbedaan agama," tulis Wolfowitz.

Rekomendasi