Masih ingat kasus iklan RoboVac di Malaysia yang menghina pembantu rumah tangga asal Indonesia? Sampai sekarang, ternyata distributor yang membuat banner kontroversial tak pernah meminta maaf secara resmi.
Lalu, kenapa pemerintah diam saja?
"Mereka belum sempat meminta maaf lantaran sudah keburu tutup," kata Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir dalam pesan singkat kepada merdeka.com, Rabu (25/2).
Kemungkinan besar, penutupan ini langsung dilakuan oleh pemerintah Malaysia. Setelah kasus tersebut ramai di Tanah Air, otoritas Selangor langsung merazia seluruh banner yang terpasang.
"Menurut KBRI kita di Malaysia, perusahaan tersebut sudah ditutup demi kebaikan. Pihak Malaysia sendiri telah menarik iklan dari pusat perbelanjaan di sana,"
Pria akrab Tata itu mengatakan pengacara KBRI masih mencari siapa pemilik perusahaan tersebut. Soalnya KBRI melayangkan laporan ke Kepolisian Selangor.