Regu penyelamat Rusia dibantu oleh tim Amerika Serikat masih mencari korban tenggelam kapal pukat Oryong 501 asal Korea Selatan Laut Bering. Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Michael Tene setidaknya ada enam jenazah kembali ditemukan dan kemungkinan besar salah satunya Warga Negara Indonesia (WNI)."Pencarian bakal terus dilakukan. Belum tahu sampai kapan," ujar Tene saat dijumpai merdeka.com di Kemlu, Rabu (3/12).Menurut Tene pencarian belum dapat dipastikan kapan selesai lantaran terhalang cuaca buruk dan ombak besar. Bahkan tujuh orang pertama berhasil diselamatkan masih ada di salah satu kapal penyelamat.Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ibu Kota Moskow sudah mengirim staf ke kota terdekat dari lokasi tenggelamnya kapal yakni Anadia (Anadyr). Tene mengaku sudah memberi tahu seluruh keluarga korban ABK Oryong 501 soal kondisi terkini. Namun pemerintah belum mau merilis identitas para korban dari Indonesia. "Data sudah ada tapi belum bisa diumumkan," kata Tene.
Mayat ABK kapal Korsel tenggelam di Rusia mungkin WNI
Pencarian terus dilakukan, tidak tahu sampai kapan.
Baca Juga
Kanada Beli 12 Kapal Selam dari Jerman
Rekomendasi