Rekonstruksi Jalur Gaza telan biaya Rp 65,8 triliun

Gaza menjadi agenda utama perdamaian dunia.

Ardini Maharani
Oleh Ardini Maharani - Reporter
Rekonstruksi Jalur Gaza telan biaya Rp 65,8 triliun
Kehancuran kota Gaza. ©REUTERS

Pertemuan internasional untuk rekonstruksi Jalur Gaza sepakat memberi bantuan sekitar Rp 65,8 triliun demi membangun wilayah itu. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Norwegia Boerge Brende.

Pertemuan di adakan di Ibu Kota Kairo, Mesir ini juga dihadiri Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry dan rencananya secara resmi Negeri Adidaya bakal membantu Gaza yang hancur sebab perang 50 hari antara Israel dan Hamas, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Senin (13/10).

Amerika sendiri bakal menggelontorkan dana setara Rp 2,5 triliun. "Mereka harus segera dibantu sebelum dihadapkan pada bencana lebih besar yakni krisis kemanusiaan parah," ujar Kerry.

Warga Gaza membutuhkan bantuan internasional sekarang. Qatar secepatnya mengirimkan dana sekitar Rp 12,1 miliar. Tiga perang dalam enam tahun membuat wilayah ini benar-benar tak punya masa depan. Pemimpin Otoritas Palestina Mahmud Abbas mengatakan harus ada pendekatan internasional baru untuk menyelesaikan konflik ini.

Besok Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki Moon bakal mengunjungi Gaza dan melihat dari dekat kehancuran sebab perang 50 hari. Ini kunjungan pertamanya kembali sejak dua tahun silam.

Rekomendasi