Jurnalis AS Steven Sotloff juga miliki kewarganegaraan Israel

"Dihapus dari publikasi: Steven Sotloff adalah #warga Israel RIP," kata Jubir Kemenlu Israel Paul Hirschson, di Twitter.

Vincent Asido Panggabean
Jurnalis AS Steven Sotloff juga miliki kewarganegaraan Israel
Wartawan Amerika Steven Sotloff. ©courant.com

Steven Sotloff, seorang wartawan asal Amerika Serikat dipenggal militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), dikatakan juga memiliki kewarganegaraan Israel. Ini kata Negeri Yahudi itu pada hari ini setelah menahan informasi tersebut dalam upaya untuk membendung risiko terhadap tawanan. "Dihapus dari publikasi: Steven Sotloff adalah #warga Israel RIP," kicau Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel di Yerusalem, Paul Hirschson, di Twitter, seperti dilansir situs Asia One, Rabu (3/9). ISIS, sebuah kelompok pemberontak aktif di Suriah dan Irak, kemarin menerbitkan video eksekusi Sotloff. Pembunuhan terhadap dia dikatakan sebagai balasan atas serangan udara Amerika terhadap ISIS. Video itu dikonfirmasi oleh Gedung Putih hari ini. Kematian Sotloff telah banyak dibahas oleh media Israel, yang mengidentifikasi wartawan 31 tahun itu sebagai seorang Yahudi. "Kami menolak untuk mengakui hubungan dengan dia dalam kasus ini akan berbahaya baginya," kata Avi Hoffman, editor majalah Jerusalem Report, yang telah menerbitkan karya Sotloff. Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, mengutip seorang mantan rekan tawanan, mengatakan Sotloff telah merahasiakan identitas Yahudi-nya dari para gerilyawan Islam, serta berpura-pura sakit ketika dia berpuasa selama perayaan Yom Kippur. Laporan media Israel mengatakan Sotloff, pria kelahiran Amerika, berimigrasi ke Israel pada tahun 2005 dan belajar di Pusat Interdisipliner Herzliya, sebuah perguruan tinggi swasta di dekat Ibu Kota Tel Aviv. Presiden Amerika Barack Obama hari ini mengatakan Negeri Adikuasa itu tidak akan "terintimidasi" oleh ISIS.

Rekomendasi