GlobalPost sebut FBI investigasi video jurnalisnya yang digorok

Menurut GlobalPost, kabar jurnalisnya digorok belum terverifikasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
GlobalPost sebut FBI investigasi video jurnalisnya yang digorok
ISIS gorok jurnalis2. ©2014 Merdeka.com

Islamic State Iraq and Syria (ISIS) mengklaim telah mengeksekusi mati seorang jurnalis GlobalPost bernama James Wright Foley (40), yang hilang sejak November 2012 di Suriah. Video yang diduga diambil saat eksekusi tersebut diunggah ke internet. Dikutip dari GlobalPost, kini FBI sedang mendalami kebenaran dari video tersebut. Dalam video, militan ISIS juga mengaku menangkap seorang wartawan bernama Steven Joel Scotloff yang hilang di Suriah tahun lalu. Pihak GlobalPost pun kini menunggu hasil investigasi yang dilakukan FBI."Mewakili John dan Diane Foley, dan juga GlobalPost, kami sangat menghargai semua pesan simpati dan dukungan yang telah dituangkan sejak berita tentang dugaan eksekusi Jim pertama meluas. Kami telah diberitahu bahwa FBI sedang dalam proses mengevaluasi video yang diposting oleh ISIS untuk menentukan apakah itu benar-benar otentik," kata salah satu pendiri dan CEO GlobalPost Philip Balboni dalam laman GlobalPost, Selasa (19/8) waktu setempat.Balboni menceritakan, sejak Foley hilang di Suriah, sudah dilakukan penyelidikan untuk mencari tahu informasi terkait hilangnya wartawan lepas yang bekerja di bawah perusahaannya tersebut. Skala penyelidikan juga diperluas di seluruh Timur Tengah, termasuk sepanjang perbatasan Suriah-Turki, Lebanon, Yordania dan tempat lainnya.Hasil penyelidikan mengerucut ke satu kesimpulan, lanjut Balboni, bahwa Foley ditahan oleh ISIS yang berada di Suriah. Namun pihaknya merahasiakan informasi ini termasuk kepada keluarga besar Foley."Atas saran dari pihak berwenang untuk melindungi Jim juga. GlobalPost bekerja sama dengan sebuah perusahaan keamanan swasta, juga telah mengumpulkan sejumlah informasi yang belum dipublikasikan," terang Balboni.Foley ditangkap oleh ISIS saat melakukan perjalanan ke perbatasan Turki. Sebelumnya Forey meliput di Libya dan Afganistan. Di Suriah, Forey berencana meliput perang saudara yang telah merenggut nyawa 170.000 warga.Artikel terakhir Foley untuk GlobalPost berisi tentang tingkat frustrasi akibat perang sipil di Aleppo, Suriah.

Rekomendasi