Kebocoran air radioaktif kembali terjadi di Fukushima

"Kebocoran diperkirakan mencapai 100 ton metrik air sangat tercemar," kata TEPCO, operator pabrik Fukushima.

Vincent Asido Panggabean
Kebocoran air radioaktif kembali terjadi di Fukushima
Reaktor nuklir Fukushima di Jepang. ©Reuters

Sejumlah besar air radioaktif telah bocor dari sebuah tangki penyimpanan di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi di Jepang

"Kebocoran yang diperkirakan mencapai 100 ton metrik air sangat tercemar itu diketahui kemarin malam," kata Tokyo Electric Power (TEPCO), operator pabrik itu, dalam sebuah pernyataannya, seperti dilansir stasiun televisi CNN, Kamis (20/2).

TEPCO mengatakan air yang tercemar itu membanjiri penghalang di tangki dan tengah terserap ke dalam tanah. Pabrik telah mematikan aliran air ke dalam tangki dan kebocoran telah berhenti.

Perusahaan tidak percaya bahwa ada kebocoran air radioaktif ke Samudera Pasifik yang terdekat.

Sejak gempa dan tsunami yang melanda sebelah timur laut Jepang pada Maret 2011 lalu, yang telah menyebabkan kebocoran di tiga reaktor di pabrik nuklir Fukushima, TEPCO telah menyimpan sejumlah besar volume air terkontaminasi di area itu dalam sebuah penampung.

Perusahaan telah berjuang untuk mengatasi sejumlah besar air radioaktif, setelah terjadinya beberapa kebocoran dilaporkan pada tahun lalu.

Pemerintahan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bersumpah untuk melakukan langkah buat menghadapi krisis air beracun di pabrik Fukushima, yang menimbulkan kekhawatiran baik di Jepang dan luar negeri tentang skala masalah dihadapi TEPCO.

Kebocoran dilaporkan pada hari ini itu adalah salah satu yang terbesar sejak musim panas lalu, di mana TEPCO melaporkan sekitar 300 ton air radioaktif telah bocor dari tangki.

CNN menyatakan pertama kali mengetahui tentang kebocoran terbaru itu di Twitter.

Rekomendasi