Mantan bintang basket NBA asal Amerika Serikat Dennis Rodman mengatakan dia tidak peduli bagaimana pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memimpin negerinya. Dia bilang hanya ingin membantu Kim membuat tim basket Korea Utara."Saya tidak bisa mengatur apa yang mereka perbuat, saya tidak bisa mengatur apa yang mau mereka katakan," kata Rodman kepada kantor berita Associated Press seperti dilansir surat kabar the Guardian, kemarin.Rodman berencana membawa 12 mantan pemain NBA untuk bermain di Ibu Kota Pyongyang dalam pertandingan persahabatan melawan tim basket Korea Utara untuk merayakan ulang tahun Kim pada Rabu besok. Rodman mengatakan tidak ada hal apa pun bisa menghalanginya, termasuk kabar eksekusi paman Kim, Jang Song Thaek bulan lalu."Saya berharap pertandingan ini bisa mendamaikan negara-negara di dunia. Olahraga sangat penting bagi warga dunia," ujar Rodman yang menyebut langkah ini sebagai misi diplomasi basket."Saya berharap langkah ini bisa membuat warga Amerika merasa dekat dengan Korea Utara, terutama Obama. Dia harus mencoba berbicara kepada Kim," ujar Rodman.Perjalanan Rodman ke Korea Utara itu disponsori oleh situs judi asal Irlandia Paddy Power. Juru bicara situs judi itu Rory Scott mengatakan perjalanan Rodman ke Korea Utara itu mendukung acara olahraga dan budaya."Olahraga bisa lebih penting ketimbang urusan politik saat ini,: kata Scott.Dia juga membandingkan perjalanan Rodman ini dengan kisah Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela yang menggunakan Piala Dunia rugby pada 1995 untuk mendukung persatuan nasional.
Diplomasi basket ala Dennis Rodman
Rodman dan tim basket NBA akan bertanding melawan tim basket Korea Utara untuk merayakan ulang tahun Kim Jong-un.
Rekomendasi