Sebuah badan amal yang berbasis di Ibu Kota London, Inggris, menyediakan bingkisan Idul Fitri untuk lebih dari 400 tahanan muslim di seantero London, sehingga mereka dapat merayakan Idul Fitri, yang menandai akhir bulan suci Ramadan.
Abid Choudhry, yang bekerja untuk Komisi Hak Asasi Manusia untuk warga Islam (IHRC), mengatakan ide ini datang pada tahun lalu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (8/8).
"Tahanan Muslim cenderung terisolasi dari komunitas dan mereka juga seolah-olah terisolasi dari kegiatan-kegiatan perayaan keagamaan, dan ini pada dasarnya sebuah koneksi kecil dengan komunitas dan dengan aspek keagamaan dari hidup mereka," kata Choudhry.
Bingkisan-bingkisan itu, yang akan didistribusikan ke empat penjara berbeda di seluruh Inggris, memiliki harga sekitar Rp 30 ribu per satu bingkisannya, dan telah didanai melalui sumbangan untuk IHRC.
Jenis barang yang ada di dalam bingkisan itu merupakan barang yang diperbolehkan di daftar penjara buat para tahanan. Bingkisan itu berisi permen halal, permen organik, buku saku doa, dan kartu ucapan Idul Fitri yang dapat dikirimkan para tahanan ke orang yang mereka sayangi.
"Layanan penjara berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan keagamaan dari semua agama terpenuhi dan selama beberapa tahun terakhir sejumlah badan amal telah mulai memberikan paket Idul Fitri untuk tahanan muslim," kata seorang juru bicara penjara.
"Idul Fitri adalah waktu bagi kaum muslim untuk menghabiskan waktu dengan keluarga mereka dan paket ini membantu mereka untuk membangun koneksi bagi para tahanan dalam komunitas lokal mereka dan dapat membantu dalam pemindahan mereka di masa depan," lanjut dia.
IHRC juga meminta agar anggota masyarakat mendukung amal mereka.
Menurut sensus pada 2011, Inggris memiliki penduduk lebih dari 62 juta orang dan sekitar 2,7 juta di antaranya adalah warga muslim. Sementara dari laporan terbaru Parlemen Inggris menyatakan bahwa jumlah narapidana muslim di penjara Inggris telah melampaui angka 11 ribu orang untuk pertama kalinya.