Rakyat Venezuela hari ini menggelar pemilihan umum untuk memilih presiden baru selepas kematian Presiden Hugo Chavez yang telah berkuasa selama 14 tahun. Mereka akan memilih kandidat dari Partai Sosialis Nicolas Maduro, 50 tahun, yang kini menjabat presiden sementara atau Henrique Capriles, 40 tahun, dari partai oposisi.Stasiun televisi Aljazeera melaporkan, (Ahad (14/4), tempat pemungutan suara (TPS) dibuka pada pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00.Pada pukul 04.00 pagi rakyat Venezuela yang kebanyakan pendukung Maduro sudah mengantre di dekat TPS. Baik pihak Maduro maupun Capriles sama-sama menganjurkan para pendukungnya memilih lebih pagi dan mewaspadai terjadinya kecurangan.Kemarin Maduro mengatakan dia akan mengakui pelaksanaan pemilu apa pun hasilnya."Jika saya menang, saya akan menerimanya dengan kerendah hatian. Jika saya kalah saya juga akan menerimanya dengan kerendah haatian yang sama sesuai nilai-nilai yang diwariskan Chavez," kata dia. "Perdamaian lah yang kami inginkan. Perdamaian dan penghormatan terhadap demokrasi dan nilai-nilai."Calon presiden dari oposisi, Capriles, mengatakan pemilu kali ini tidak dilaksanakan dengan adil."Kandidat dari pemerintah (Maduro) menggunakan pesawat kepresidenan, semua fasilitas militer dan kementerian untuk berkampanye," kata dia.Pemilu kali ini adalah kedua kalinya Capriles maju sebagai calon presiden setelah pada Oktober tahun lalu dia kalah dari Chavez.
Rakyat Venezuela hari ini memilih presiden baru
Rakyat Venezuela sudah mengantre di depan tempat pemungutan suara sejak pukul 04.00 pagi.
Advertisement
Rekomendasi