Amerika coba hentikan aksi mogok makan tahanan Guantanamo

Sepekan ini 43 tahanan melancarkan aksi mogok makan.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Amerika coba hentikan aksi mogok makan tahanan Guantanamo
Penjara Guantanamo. aljazeera.com

Para penjaga di penjara Guantanamo milik Amerika Serikat telah memindahkan para tahanan dari sel berkelompok ke sel mandiri guna menghentikan aksi mogok makan."Sejumlah tahanan menolak dan melawan tapi tak ada penjaga atau tahanan terluka," kata Kapten Robert Durand dalam sebuah siaran berita kemarin, seperti dilansir Aljazeera, Ahad (14/4).Dia mengatakan tindakan pemindahan tahanan itu harus dilakukan karena para tahanan menutupi kamera pengawas supaya penjaga penjara tidak bisa melihat aktivitas mereka."Pengawasan terus-menerus harus dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan para tahanan lantaran mereka melakukan aksi mogok makan," kata dia.Dia menuturkan petugas medis telah dikerahkan untuk memeriksa kondisi tahanan setelah kejadian itu.Penjara Guantanamo di Kuba saat ini menahan 166 orang. Para tahanan kebanyakan ditangkap pada saat operasi melawan terorisme sepuluh tahun lalu.Aksi pemindahan tahanan itu berlangsung kemarin di Camp 6, tempat sekitar 80 hingga seratus tahanan tinggal di dalam sel. Di dalam sel itu mereka bisa makan, salat, dan menonton televisi bersama.Dengan melancarkan aksi mogok makan mereka menolak kereta pembawa makanan masuk ke Camp mereka.Awal pekan ini, kata Durand, sebanyak 43 tahanan melancarkan aksi mogok makan. Sebelas di antara mereka dipaksa menelan makanan dalam bentuk cairan melalui tabung yang dimasukkan ke dalam hidung hingga ke perut mereka. Sebagian orang menganggap perlakuan itu sebagai penyiksaan.Aksi mogok makan yang dimulai Februari lalu itu sebagai balasan akibat penggeledahan barang-barang tahanan termasuk kitab suci Alquran oleh penjaga penjara. Namun militer Amerika membantah tuduhan itu.

Rekomendasi