Dukungan terhadap calon presiden Venezuela yang kini menjabat presiden sementara, Nicolas Maduro, dalam pemilihan umum Venezuela ternyata juga datang dari Indonesia. Hal ini terlihat setelah Ketua Umum Serikat Petani Indonesia, Henry Saragih, beberapa hari lalu muncul di kampanye Maduro dan memberikan pidato dukungannya buat lelaki 50 tahun itu.
"Saya Henry Saragih hari ini saya datang dari negara saya ke Venezuela untuk bertemu dengan Anda semua, untuk memberikan dukungan kepada orang di seluruh dunia dan untuk memberikan dukungan kepada perjuangan negara Anda," kata Henry saat memberikan pidatonya, seperti rekaman yang diunggah ke situs berbagi video Youtube oleh akun MultimedioVTV, Ahad (7/4).
Henry, yang saat itu mengenakan topi hijau dan kemeja warna putih, menyatakan baginya sangat penting untuk meneruskan perjuangan Chavez melalui Maduro. Sebab menurut dia, kepemimpinan yang dilanjutkan Maduro pada nantinya bukan hanya orang bagi venezuela, tetapi juga bagi seluruh dunia dan bagi orang-orang yang kelaparan serta orang-orang miskin yang ada di dunia.
"Bersama Chavez, kami telah memberikan janji kami untuk terus mengurangi tingkat kelaparan dan kemiskinan di dunia, serta memberikan makanan dan tanah kepada rakyat," ucap Henry. "Chavez juga telah memberikan harapan bukan hanya bagi orang di venezuela, tetapi juga harapan bagi orang di Palestina, Indonesia, Filipina, dan seluruh negara di Afrika."
Henry juga mengatakan bersama Maduro dirinya telah berhasil membawa perdamaian dan hak-hak ke badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Karena itu, dirinya berharap Maduro dapat meneruskan perjuangannya dan bukan hanya di Venezuela tapi juga di PBB serta di seluruh dunia. "Orang-orang di seluruh dunia sangat bersimpati dengan Maduro."
Henry Saragih saat ini juga menjabat sebagai koordinator umum La Via Campesina, yakni gerakan petani internasional yang mencakup organisasi-organisasi petani skala kecil dan menengah, pekerja pertanian, wanita pedesaan, dan masyarakat setempat di kawasan Asia, Afrika, Amerika, dan Eropa.
Selain memberikan pidatonya, Henry juga memberikan sebuah lukisan yang dibuat oleh seniman Indonesia kepada Maduro. Henry menjelaskan lukisan itu memperlihatkan gambar Chavez, dirinya, dan Maduro.
Dia juga memberikan syal berwarna hijau sebagai tanda untuk terus meneruskan perjuangan Chavez. "Terakhir Anda harus memilih Maduro sebagai presiden Venezuela pada pemungutan suara 14 April mendatang."
Pemilihan umum Venezuela yang bakal digelar besok akan menjadi pemilu pertama tanpa kehadiran Chavez, setelah 14 tahun dia berkuasa.
Berikut pidato Henry Saragih saat memberikan pidatonya di kampanye Nicolas Maduro: