Besok rakyat Venezuela akan menghadapi pemilihan umum yang akan menentukan pemimpin mereka untuk lima tahun ke depan. Pemilu ini bakal menjadi keputusan penting soal revolusi sosialis diusung oleh almarhum Hugo Chavez, masihkah bertahan atau negara itu akan mengusung konsep politik sama sekali berbeda.Sebagian besar warga masih sangat kehilangan atas sosok Chavez, seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (13/4). Bisa jadi kharisma mantan presiden tambun itu bakal melanggengkan kembali faham sosialis digagas Chavez lantaran haluan itu berhasil mengatasi kemiskinan sedikit demi sedikit. Meski banyak konglomerat Venezuela mengaku tercekik dengan berbagai kebijakan Chavez.Paling kelihatan untuk meneruskan cita-cita Chavez ini jelas presiden sementara sekarang Nicolas Maduro. Saat Chavez masih hidup, Maduro sering melihat sepak terjang semangat sosialis dan dia mengaku siap untuk menerapkannya kembali pada masyarakat Venezuela jika dia terpilih besok.Sementara calon lain Henrique Capriles merupakan oposisi tidak sembarangan. Dia juga menjadi lawan Chavez di pemilu sebelumnya. Capriles mengusung kedamaian antara pemimpin dan tingkat elit Venezuela yang kini memang tengah terbelah dua. "Jika Anda ingin perubahan, Anda harus merubah pemimpin era lama ke era baru," ujarnya dalam sebuah kampanye di Ibu Kota Caracas.Beberapa hal yang paling dipertaruhkan oleh kedua kandidat yakni pengelolaan cadangan minyak mentah terbesar sejagat, bantuan ekonomi pada negara berhaluan kiri di Amerika Latin, serta warisan sosialisme abad-21 yang mencampur antara pengeluaran untuk orang miskin serta politik kiri yang keras.Dan esok rakyat Venezuela menjawabnya.
Pekerjaan rumah menjaga warisan Chavez
Haluan politik Hugo Chavez diperkirakan masih akan berpengaruh di pemilihan umum Venezuela besok.
Advertisement
Rekomendasi