Meskipun warga Amerika Serikat baru melakukan pemungutan suara hari ini, namun dukun asal Desa Kogelo, Kenya, John Dimo yakin Barack Hussein Obama bakal menjadi kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.
"Obama sudah sangat jauh di depan dan pasti menang," kata Dimo sambil menunjuk kulit kerang berwarna putih, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (6/11). Kerang yang diartikan sebagai Obama ini terlihat berada di depan benda lainnya seperti tulang dan artaefak.
Ramalan yang ditunjukkan lelaki berumur 105 tahun ini memang tidak mengejutkan di Desa Kogelo. Ini lantaran ayah kandung Obama lahir di desa yang terletak di sebelah barat Kenya itu. Banyak penduduk di sana lebih mendukung Obama dibanding lawannya dari Partai Republik Mitt Romney.
Mantan tentara nasional ini menyebut artefak mistik yang digunakannya itu mewakili Obama dan Romney. Dia mengatakan permainan ini merupakan upacara kuno untuk memprediksi siapa bakal menang. Dimo bahkan mengklaim mengetahui ayah Obama dikubur di sebuah desa terletak 590 kilometer sebelah barat Ibu Kota Nairobi, 20 tahun lalu.
Walaupun hasil jajak pendapat di Amerika terkesan lebih akurat lantaran dilakukan dengan wawancara, analisa statistik, dan bentuk teknologi lainnya, namun bagi lelaki yang mewarisi bakat ramal dari ayahnya sejak 40 tahun silam, ini yakin dengan hasil dari metode tradisional itu.
Obama yang lahir dari ibu kulit putih asal Negara Bagian Kansas, Amerika, Ann Dunham, dan ayah dari Kenya, Barack Hussein Obama Senior, ini memiliki lima orang saudara laki-laki dan seorang adik perempuan tiri.
Abang tiri Obama, Malik Obama, mengatakan seluruh keluarganya tidak melihat alasan kenapa presiden berusia 51 tahun itu tidak layak dipilih menjadi presiden Amerika untuk kedua kalinya. Penduduk Desa Kogelo juga telah mempersiapkan perayaan menyambut kemenangan Obama.
Empat tahun lalu warga Desa Kogelo menyambut gembira ketika Obama terpilih menjadi presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat. Bukan hanya di Kenya, kegembiraan juga dirasakan warga Afrika secara keseluruhan.
John Dimo, dukun peramal Obama.