Prajurit Amerika diajari membenci Islam

Kalimat penuh kebencian pada Islam tersebar di buku ajar sekolah militer bagi calon perwira AS.

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Prajurit Amerika diajari membenci Islam
Seorang tentara wanita AS sedang membidik target di Afghanistan. Dalam materi pelajaran buat serdadu Amerika, ada kalimat berisi kebencian pada Islam. (c) Uriel Sinai/Getty Images

Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengaku terkejut saat menemukan materi pendidikan prajurit yang berisi kebencian pada umat muslim. Dalam modul bagi para calon perwira menengah itu, dikatakan Negeri Paman Sam itu sedang berperang melawan Islam.Juru bicara Pentagon Kapten John Kirby menyatakan pihaknya akan segera melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pihak yang memasukkan kata-kata itu. Dia juga menjamin kebecian pada Islam bukan pandangan militer Amerika. "Meski kami melawan teroris seperti al-Qaidah, kami tidak beranggapan sedang memerangi Islam," ujar Kirby, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (26/4).Akhir pekan lalu petinggi militer terkejut saat beberapa media mempublikasikan beberapa materi pendidikan calon perwira yang terang-terangan menyebut Islam sebagai ancaman. Pada modul itu tertulis agama yang dibawa Nabi Muhammad itu harus diwaspadai sebagai musuh utama Amerika Serikat.Padahal, kurikulum pendidikan perwira ini baru saja direvisi pihak Pentagon tahun lalu. Kirby mengaku pihaknya akan menarik semua buku-buku yang berisi pesan kebencian pada agama tertentu di seluruh tingkat pendidikan militer. "Kini yang menjadi perhatian kami adalah menemukan pihak yang memasukkan kata-kata provokatif itu di bahan ajar sekolah perwira," kata Kirby.

Rekomendasi