Polisi Turki Meyakini Mayat Khashoggi Dimutilasi Lalu Dibakar

Jumat, 15 Februari 2019 20:52 Reporter : Pandasurya Wijaya
Polisi Turki Meyakini Mayat Khashoggi Dimutilasi Lalu Dibakar Polisi Turki geledah rumah konsulat Saudi. ©REUTERS

Merdeka.com - Pejabat berwenang Turki kemarin mengatakan jasad jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang dibunuh 2 Oktober lalu di Konsulat Saudi di Istanbul kemungkinan telah dibakar. Demikian dilaporkan media Turki Anatolia yang mengutip laporan polisi.

Hingga kini polisi Turki belum menemukan mayat jurnalis harian the Washington Post itu meski sudah menggeledah kedutaan dan kediaman konsul Saudi.

Dilansir dari laman Al Araby, Jumat (15/2), polisi Turki kini meyakini mayat Khashoggi sudah dimutilasi dan dibakar.

Laporan polisi menyebutkan, konsulat Saudi memiliki dua sumur dan tungku perapian yang bisa menampung panas hingga 1000 derajat sampai menghilangkan jejak DNA.

Laporan juga mengatakan Khadija Genghis, tunangan Khashoggi, kemungkinan akan ikut dibunuh jika dia masuk ke konsulat bersama Khashoggi.

Penyelidik Khusus PBB untuk kasus eksekusi ekstrayudisial, Agnes Callamard, yang tiba di Istanbul awal bulan ini juga sudah melakukan penyelidikan dan hasil temuannya mendukung laporan polisi Turki.

Penyelidik hak asasi itu menyebut pembunuhan Khashoggi itu brutal dan sudah direncanakan sebelumnya oleh pihak Saudi.

Dalam sebuah percakapan yang disadap oleh intelijen AS, Putra Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) terdengar mengatakan kepada pengawalnya, dia akan membunuh Khashoggi dengan peluru jika tidak mau pulang ke Saudi, baik dengan sukarela atau dipaksa.

Badan Intelijen AS, CIA, juga menyimpulkan, MBS memerintahkan Khashoggi dibunuh. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini