PM Petahana Australia Menang Pemilu, Oposisi Legowo Ucapkan Selamat

Minggu, 19 Mei 2019 15:22 Reporter : Tim Merdeka
PM Petahana Australia Menang Pemilu, Oposisi Legowo Ucapkan Selamat Bill Shorten Partai Buruh. ©REUTERS

Merdeka.com - Pemimpin Partai Buruh (Labor Party) Bill Shorten yang beroposisi dengan pemerintah menyampaikan pidato di hadapan pendukungnya. Dia mengakui kekalahannya dalam Pemilu Australia dengan legowo.

Biil Shorten juga mengundurkan diri sebagai kepala partai, guna memuluskan suksesi politisi lain demi kepentingan nasional.

"Saya tahu bahwa Anda semua terluka, dan saya juga," kata dia.

Padahal pemimpin Partai Buruh itu digadang-gadang akan menjadi perdana menteri Australia. Namun kenyataan berbalik 180 derajat pada hari itu.

Labor Party yang dipimpin Bill Shorten hanya berhasil meraih 66 kursi Parlemen, ketika saingan mereka, koalisi Liberal-National pimpinan PM Scott Morrison yang merupakan petahana, berhasil meraih 74 kursi dalam Pemilu Australia pada Sabtu 18 Mei.

Angka itu memang bukan merupakan hasil resmi yang diumumkan oleh Australian Electoral Commission (Komisi Pemilihan Australia), melainkan versi firma hitung cepat lokal, seperti salah satunya yang dilakukan oleh media ABC Corp. Namun, organisasi tersebut memiliki rekam jejak tingkat kemiripan hasil akhir yang tinggi dengan penyelenggara pemilihan negara.

"Jelas bahwa Partai Buruh tidak akan dapat membentuk pemerintahan berikutnya. Maka, demi kepentingan nasional, saya telah menghubungi Scott Morrison untuk memberi selamat kepadanya," lanjut Shorten seperti dikutip dari Herald Sun, Minggu (19/5).

"Saya berharap Scott Morrison mendapat keberuntungan dan keberanian yang baik dalam melayani bangsa kita yang besar."

"Sekarang setelah kontes berakhir, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menghormati hasilnya, menghormati keinginan rakyat Australia dan untuk menyatukan bangsa kita," ujar Shorten legowo.

"Saya bangga bahwa kami berdebat apa yang benar, bukan apa yang mudah. Politik harus menjadi pertarungan gagasan," lanjut Shorten seperti dikutip dari CNN.

Dengan Bill Shorten mengundurkan diri, wakilnya Tanya Plibersek kemungkinan akan menjadi calon pemimpin Labor Party Australia selanjutnya

Meski berhasil meraih 74 kursi, koalisi pimpinan Morrison wajib mengantungi 76 kursi jika ingin membentuk pemerintahan mayoritas.

Diperkirakan, Liberal-National akan bermanuver untuk berkoalisi dengan peraih hasil terbawah dalam pemilu, seperti Greens Party, Katter's Australian, dan Central Alliance yang masing-masing meraih 1 kursi guna menggenapkan total suara mereka.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: liputan6.com [ian]

Topik berita Terkait:
  1. Australia
  2. Pemilu
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini