Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penguatan SDGs dan keamanan jadi bahasan para akademisi IORA

Penguatan SDGs dan keamanan jadi bahasan para akademisi IORA Forum Akademisi IORA. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Rangkaian pertemuan tingkat menteri Indian Ocean Rim Association (IORA) sudah dimulai. Hari ini, para akademisi dari negara anggota IORA berkumpul untuk melakukan berbagai pembahasan yang akan dibawa ke pertemuan tingkat kepala negara tahun depan.

Ketua Forum Akademisi IORA, Adriana Elisabeth mengatakan isu-isu yang dibawa ke IORA Summit tahun depan tidak jauh dari masalah Sustainable Development Goals (SDGs).

"Isu-isu yang dibahas tidak jauh dari SDGs, ada juga keamanan dan stabilitas di Samudra Hindia. Maritim dan perubahan iklim juga dibahas," ujar Adriana dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (12/10).

Semua isu yang sudah dibahas di tingkat forum, nantinya akan ikut dibahas di tingkat menteri dan kepala negara. Namun sebelum itu, isu yang dibahas akan diserahkan dulu ke Sekretariat IORA.

Keketuaan Indonesia sendiri akan berakhir pada 2017, dan bakal digantikan Afrika Selatan. Salah satu negara besar di Benua Hitam itu mengaku sangat berkonsentrasi pada blue economy.

"Konsen Afrika Selatan memang pada blue economy. Karenanya, Afsel sangat senang menerima keketuaan dari Indonesia, kita saat ini menjadi triorika," ucap Prof. Narnia Bohler, Wakil Ketua Forum Akademisi IORA.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Direktur Sekretariat IORA, Graham Anderson mengungkapkan rasa bangganya pada Indonesia selama menjabat sebagai ketua IORA sejak 2015.

"Indonesia merupakan negara tuan rumah yang luar biasa untuk keketuaan IORA. Setelah kita sempat ke Batam, kemudian ministrial meeting di Padang, ke Yogyakarta, dan tahun ini IORA Ministrial Meeting akan dilakukan di Bali," ucap Anderson.

Dia berharap Forum Akademisi IORA ke-22 ini bisa digunakan negara-negara anggota IORA untuk semakin memajukan organisasi di kawasan pesisir Samudra Hindia.

"Akademisi ini penting, maka nanti kita akan bangun rencana saat di Bali dan secepatnya menyelesaikan IORA Concord," pungkasnya.

IORA sendiri merupakan persatuan negara-negara kawasan pesisir Samudera Hindia dengan fokus kerja sama ekonomi. Didirikan pada 6-7 maret 1997 silam, sekretariat pertama IORA bertempat di Port Luis, Mauritius, yang beranggotakan 21 negara, serta tujuh negara mitra. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP