Otak hewan purba ini lebih mirip reptil daripada mamalia.
Lebih dari 250 juta tahun yang lalu, Skotlandia adalah gurun dengan bukit pasir. Pada periode ini hidup Gordonia, protomamalia berbentuk pendek seperti babi dengan wajah moncong, rahang berparuh, dan dua gading.
Para peneliti menggunakan pencitraan 3D resolusi tinggi pada fosil Gordonia untuk mereplikasi otaknya secara digital, yang menunjukkan bahwa otak Gordonia lebih mirip reptil daripada mamalia.
Gordonia memiliki panjang sekitar 91 cm, berat sekitar 20 kilogram, dan memiliki kepala yang tinggi dan lebar, tubuh yang jongkok, dan kaki yang pendek.
Meskipun bentuknya aneh, otak Gordonia cukup besar untuk tubuhnya, mengindikasikan tanda-tanda awal kecerdasan yang mempengaruhi perkembangan otak mamalia.
Peneliti mengungkapkan kepada Reuters, hewan purba sejenis nenek moyang reptil atau dikenal dengan sebutan protomammal ini dapat mendominasi bumi seperti manusia karena kecerdasannya.
“Secara keseluruhan, otak Gordonia lebih mirip reptil dibandingkan mamalia meskipun otaknya lebih dekat kekerabatannya dengan kita dibandingkan dengan reptil modern mana pun,” Hady George, mahasiswa doktoral paleontologi dari Universitas Bristol.
Advertisement
“Sangat sulit untuk mengukur kecerdasan pada hewan modern, dan terlebih lagi pada spesies yang sudah lama punah sehingga kita tidak pernah bisa mengamatinya secara langsung. Tapi setidaknya kita bisa mengatakan secara umum bahwa hewan tersebut merupakan makhluk yang cerdas pada masanya. Dengan bertambahnya ukuran otaknya dibandingkan hewan lain pada masa itu, kita dapat merasakan akar evolusi awal dari otak kita yang sangat besar,” papar Brusatte, dikutip dari India Today, Jumat (28/6).