Militer Turki-AS mulai berpatroli di wilayah Manbij Suriah

Kesepakatan itu berfokus pada penarikan Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang berafiliasi dengan PKK dari kota Suriah utara dan stabilitas di kawasan itu.

Farah Fuadona
Oleh Farah Fuadona - Reporter
Militer Turki-AS mulai berpatroli di wilayah Manbij Suriah
Tentara Turki. AFP

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan militer Turki mulai berpatroli di Manbij Suriah utara, seperti yang dibayangkan dalam peta jalan yang disetujui oleh Ankara dan Washington sebelumnya.

Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Bersenjata Turki (TSK) juga mengumumkan dimulainya misi tersebut.

Sumber-sumber lokal sebelumnya melaporkan bahwa tentara Turki yang dikawal oleh helikopter AS memasuki distrik-distrik luar Manbij.

Menurut Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu, pasukan Turki juga akan memasuki pusat kota Manbij. "Kami mengatakan akan bertindak bersama dengan Rencana AS dibuat. (Tentara Turki) juga akan memasuki Manbij, yang akan dibersihkan dari teroris dalam waktu singkat. Tujuan tahap kami adalah untuk menstabilkan area di bawah kendali YPG," kata dia, dikutip dari Daily Sabah, Selasa (19/6).

Roadmap Manbij mengatakanm kebijakan datang setelah pertemuan di Washington antara Çavuşoğlu dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

Kesepakatan itu berfokus pada penarikan Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang berafiliasi dengan PKK dari kota Suriah utara dan stabilitas di kawasan itu. YPG sebelumnya mengumumkan penarikan dari daerah tersebut.

Dukungan AS untuk Pasukan Demokrat Suriah (SDF), yang didominasi oleh kelompok pemberontak PKK dari Suriah, Partai Persatuan Demokrat (PYD) dan sayap bersenjatanya, YPG, telah lama menjadi penyebab ketegangan antara Ankara dan Washington, yang memicu ketakutan. dari konfrontasi langsung antara dua sekutu NATO.

Rekomendasi