SPBU bp resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian ini membawa kabar baik bagi konsumen dengan adanya penurunan harga pada beberapa produk unggulannya. Kebijakan ini berlaku efektif di seluruh SPBU bp di Indonesia.
Salah satu jenis BBM yang mengalami penurunan adalah BP 92, yang kini dibanderol Rp16.130 per liter. Sebelumnya, harga BP 92 tercatat Rp16.670 per liter pada 1 Juli 2026. Penurunan harga ini tentu menjadi perhatian utama masyarakat.
Tidak hanya BP 92, harga BBM jenis BP Ultimate juga ikut turun menjadi Rp16.760 per liter dari sebelumnya Rp17.240 per liter. Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) juga mengumumkan penurunan harga untuk Pertamax Series, menambah daftar pilihan BBM murah bagi konsumen.
Advertisement
Advertisement
Harga BBM BP Mengalami Penyesuaian Bervariasi
SPBU bp secara resmi mengumumkan perubahan harga BBM yang berlaku mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian ini mencakup penurunan harga untuk jenis bensin, namun ada pula kenaikan untuk jenis solar. Perubahan harga BBM BP ini menjadi sorotan utama di kalangan pengguna kendaraan bermotor.
“Dikutip dari laman resmi bp Indonesia yang diakses di Jakarta, Sabtu, harga BBM jenis BP Ultimate juga mengalami penurunan dari yang semula berada di level Rp17.240 per liter menjadi Rp16.760 per liter,” demikian pernyataan resmi. Sementara itu, BP 92 turun menjadi Rp16.130 per liter dari Rp16.670 per liter pada bulan sebelumnya.
Namun, tidak semua jenis BBM bp mengalami penurunan. Harga BBM jenis solar, BP Ultimate Diesel, justru mengalami kenaikan. Tercatat, harganya naik dari Rp21.340 per liter pada 1 Juli 2026, menjadi Rp21.910 per liter mulai 1 Agustus 2026.
Advertisement
Sebelumnya, kedua jenis bensin BP 92 dan BP Ultimate sempat mengalami kenaikan signifikan pada 10 Juni 2026. BP 92 naik dari Rp12.390 per liter menjadi Rp16.670 per liter, dan BP Ultimate dari Rp12.930 per liter menjadi Rp17.240 per liter.
Advertisement
Pertamina Ikut Menurunkan Harga Pertamax Series
Sejalan dengan langkah bp, PT Pertamina (Persero) juga melakukan penyesuaian harga pada produk BBM nonsubsidi mereka. Khususnya, harga Pertamax series mengalami penurunan yang cukup signifikan, memberikan alternatif bagi konsumen. Penurunan harga Pertamax ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.
Harga Pertamax kini turun dari Rp16.250 per liter pada Juli 2026, menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026. Selain itu, Pertamax Green juga mengalami penurunan harga dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter. Penurunan ini menunjukkan respons pasar terhadap dinamika harga minyak global.
Tidak ketinggalan, Pertamax Turbo juga ikut turun harga dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter. Penyesuaian harga ini berlaku di berbagai wilayah, termasuk Jabodetabek, dan diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
Advertisement
Di sisi lain, harga BBM nonsubsidi jenis solar dari Pertamina, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, tidak mengalami perubahan. Dexlite (CN 51) tetap stabil di level Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) juga stabil di level Rp21.150 per liter di Jabodetabek.
Advertisement
Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Meskipun ada fluktuasi pada harga BBM nonsubsidi, pemerintah memastikan bahwa harga BBM penugasan dan subsidi tetap stabil. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat luas. Harga BBM subsidi ini menjadi penopang utama bagi sektor transportasi dan logistik.
Harga Pertalite tetap di angka Rp10.000 per liter, tidak mengalami perubahan sejak penetapan sebelumnya. Demikian pula dengan Biosolar, yang harganya tetap stabil di Rp6.800 per liter. Stabilitas harga ini sangat penting untuk menjaga inflasi dan mendukung kegiatan ekonomi.
Sumber: AntaraNews
Advertisement