Kepala Angkatan Darat Afghanistan Dicopot Setelah Taliban Rebut 10 Ibu Kota Provinsi

Kamis, 12 Agustus 2021 18:00 Reporter : Hari Ariyanti
Kepala Angkatan Darat Afghanistan Dicopot Setelah Taliban Rebut 10 Ibu Kota Provinsi Pejuang Taliban berpatroli di kota Farah pada 11 Agustus 2021, kota yang berhasil direbut belum lama. ©Reuters/Stringer

Merdeka.com - Afghanistan mencopot kepala angkatan darat setelah militan Taliban terus membuat kemajuan pesat. Kelompok pemberontak itu telah merebut 10 dari 34 ibu kota provinsi di negara tersebut.

Pada Kamis, Taliban menyampaikan mereka telah merebut kota penting Ghazni, yang berada di jalan menuju ibu kota negara Kabul.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani sebelumnya terbang ke kota di Afghanistan utara, Mazar-i-Sharif – yang merupakan benteng pertahanan kubu anti-Taliban - untuk menggalang kekuatan pro-pemerintah.

Pencopotan kepala angkatan darat, Jenderal Wali Mohammad Ahmadzai ini dikonfirmasi ke BBC pada Rabu. Ahmadzai baru saja menduduki jabatan itu sejak Juni.

Dikutip dari BBC, Kamis (12/8), penggantinya harus menangani meningkatnya kekerasan di seluruh negeri, ketika Taliban terus melancarkan serangan mereka. Menurut PBB, lebih dari 1.000 warga sipil tewas di Afghanistan dalam sebulan terakhir.

Pada Rabu, Presiden Ghani juga menggelar rapat di Mazar-i-Sharif terkait krisis ini dengan mantan panglima perang etnis Uzbek, Abdul Rashid Dostum dan pemimpin etnis Tajik ternama, Atta Mohammad Noor, membahas bagaimana mempertahankan kota tersebut.

Dostum, seorang komandan veteran: “Taliban telah tiba di utara beberapa kali tapi mereka selalu terperangkap.”

Selama bertahun-tahun, Ghani mencoba mengesampingkan para mantan panglima perang dalam upaya untuk meningkatkan Tentara Nasional Afghanistan, dan sekarang dia mendekati mereka pada saat dibutuhkan, kata wartawan BBC Ethirajan Anbarasan. Awal pekan ini, presiden juga setuju untuk mempersenjatai milisi pro-pemerintah.

Di Kunduz, ibu kota provinsi lainnya di wilayah utara, ratusan tentara pemerintah yang sebelumnya mundur ke bandara setelah Taliban merebut kota itu sekarang telah menyerah. Menurut laporan media lokal, Taliban saat ini telah merebut bandara Kunduz dan korps tentara yang bertugas di sana telah menyerah.

Pada Rabu, sejumlah sumber lokal mengatakan kepada BBC, pertempuran pecah di Ghazni, Afghanistan timur setelah Taliban memasuki pusat kota.

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengatakan pertempuran di jalan pecah di kota Kandahar, kota terbesar kedua di Afghanistan. Taliban mengklaim berhasil merebut penjara di kota itu, walaupun ini belum bisa dikonfirmasi. [pan]

Baca juga:
Taliban Bantah Bunuh Warga Sipil, Desak Penyelidikan Independen
Intelijen AS Peringatkan Kabul Bisa Jatuh ke Tangan Taliban dalam Waktu 90 Hari
Taliban Berhasil Rebut Delapan Ibu Kota Provinsi Afghanistan Hanya dalam Lima Hari
Nasib Warga Afghanistan Kabur dari Keagresifan Taliban
Membandingkan Kekuatan Pasukan Afghanistan dan Taliban, Siapa yang Lebih Unggul?
Kunduz Jatuh ke Tangan Taliban, Kota Besar Pertama Afghanistan yang Berhasil Direbut

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini