Israel Bom Daerah Sekitar Rumah Sakit di Gaza Sampai Warga Terkubur Karena Dahsyatnya Ledakan, 16 Orang Terbunuh
Dalam sehari, Israel menyerang dua rumah sakit di Gaza.
Israel mengebom daerah sekitar Rumah Sakit Eropa di dekat Khan Younis, Gaza selatan pada Selasa (13/5). Dahsyatnya ledakan dalam serangan terbaru ini menyebabkan warga sekitar terkubur di bawah pasir.
Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, 16 orang terbunuh akibat serangan tersebut dan menyebabkan 70 lainnya terluka, seperti dikutip dari The Cradle, Rabu (14/5).
Militer Israel berdalih serangan tersebut menargetkan pusat komando dan kendali Hamas, yang berlokasi di bangunan bawah tanah di bawah rumah sakit tersebut, dikutip dari laman DPA International. Namun klaim Israel ini belum bisa diverifikasi secara independen.
Menurut laporan media Israel yang belum terkonfirmasi, serangan tersebut menargetkan Mohammed al-Sinwar, adik pemimpin Hamas Yahya Sinwar yang dibunuh Israel tahun lalu.
Mohammed al-Sinwar diyakini telah mengambil alih jabatan sebagai kepala sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam, setelah kematian kepala militer Mohammed Deif. Tidak ada konfirmasi langsung dari warga Palestina mengenai identitas mereka yang tewas, atau apakah al-Sinwar termasuk di antara mereka.
Serangan di RS Eropa ini merupakan serangan kedua terhadap rumah sakit pada hari itu. Sebelumnya Israel menargetkan Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, yang juga diklaim Israel digunakan oleh pejuang Hamas. Tiga orang terbunuh dalam serangan tersebut.