Ilmuwan Rekonstruksi Wajah Vampir Perempuan Berusia 400 Tahun dari Keluarga Ningrat Abad ke-17, Begini Sosoknya

Peneliti dari Universitas Nicolaus Copernicus di Torun menggunakan model 3D untuk menciptakan kembali wajah vampir berusia 18-20 tahunan itu.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Ilmuwan Rekonstruksi Wajah Vampir Perempuan Berusia 400 Tahun dari Keluarga Ningrat Abad ke-17, Begini Sosoknya
rekonstruksi vampir perempuan (Nicolaus Copernicus University/Oscar Nilsson.)

Ilmuwan Polandia merekonstruksi kembali wajah vampir muda yang dikubur sejak abad ke-17 dengan alat pengekang dan gembok yang dimaksudkan agar mencegahnya hidup kembali.

Para peneliti dari Universitas Nicolaus Copernicus di Torun menggunakan model 3D untuk menciptakan kembali wajah vampir berusia 18-20 tahunan itu yang dinamai dengan Zosia.

Dilansir dari laman Greek Reporter, mula-mula para ahli menciptakan model tengkorak Zosia yang dicetak dengan 3D. Mereka kemudian menambahkan tanah liat di atasnya dengan hati-hati.

Oscar D. Nilsson, pemimpin projek ini mengatakan bahwa “Sementara orang-orang pada masanya berusaha untuk mencegahnya hidup kembali, para ilmuwan masa kini bekerja keras untuk mengembalikan wajahnya.

rekonstruksi vampir perempuan
rekonstruksi vampir perempuan Nicolaus Copernicus University/Oscar Nilsson.

Meskipun dimakamkan dengan cara yang tidak biasa, Zosia dimakamkan dengan topi sutra yang merupakan barang mewah dan mahal yang hanya mampu dibeli oleh orang kaya pada saat itu. Hal ini menunjukkan ia mungkin berasal dari keluarga berstatus tinggi.

Para peneliti berspekulasi mungkin Zosia mungkin memiliki riwayat kondisi kesehatan yang mungkin menyebabkan pingsan atau sakit kepala parah yang menyebabkan orang salah paham bahwa dia berbeda atau dikutuk.

Jasad Zosia pertama kali ditemukan pada tahun 2022 di desa Pien oleh Profesor Darius Poliński dengan kondisi terbaring dan sabit yang melengkung di lehernya serta gembok yang diikatkan di jempol kaki kirinya.

Di pemakaman yang sama, arkeolog menemukan kuburan lain yang berisi seorang anak yang dibaringkan dengan tengkurap dengan gembok di kaki yang bertujuan untuk mencegah kebangkitannya.

Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti

Rekomendasi