Tiga jurnalis Lebanon dilaporkan tewas dalam serangan udara yang menargetkan sebuah kendaraan bertanda “Press” di wilayah selatan negara itu, Sabtu (28/3/2026). Insiden terjadi di kawasan Jezzine, yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu titik ketegangan.
Kendaraan yang diserang diketahui telah dilengkapi penanda “Press”, yang secara umum digunakan untuk menunjukkan identitas pekerja media di wilayah konflik. Meski demikian, serangan tetap terjadi dan menyebabkan korban jiwa di lokasi.
Berdasarkan laporan AFP yang mengutip sumber militer Lebanon, salah satu korban adalah Ali Shoeib dari Al-Manar, stasiun televisi yang berafiliasi dengan Hizbullah. Korban lainnya adalah Fatima Ftouni, jurnalis dari Al-Mayadeen yang berbasis di Beirut.