Warga menangis pilu ketika kerabatnya meninggal dunia akibar serangan Israel di sebuah kamp pengungsian di Rafah, Jalur Gaza, pada Senin (27/5/2024). Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengungkapkan, sebanyak 45 orang, termasuk 23 wanita, anak-anak dan orang tua, tewas dalam serangan brutal Israel di kamp pengungsian warga Palestina di Rafah. Foto: REUTERS/Mohammed Salem
Advertisement
Puluhan korban tewas akibat serangan brutal Israel ini membuat warga Jalur Gaza semakin diliputi duka mendalam. Mereka tak kuasa menahan tangis. Foto: REUTERS/Mohammed Salem
Sementatra, sebanyak 249 orang terluka akibat serangan mengerikan tersebut. Foto: REUTERS/Mohammed Salem
Menurut laporan kantor berita Al Jazeera, saksi mata mengatakan setidaknya delapan rudal menghantam kamp yang merupakan zona aman, pada Minggu (26/5) malam sekitar pukul 20.45 waktu setempat. Foto: REUTERS/Mohammed Salem
Saat rudal Israel menghantam kamp tersebut pada malam hari, api menyebar dengan cepat, meratakan perkemahan hingga rata dengan tanah. Foto: REUTERS/Mohammed Salem
Advertisement
Kantor berita Wafa, mengutip Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), menyebutkan banyak dari mereka yang tewas “terbakar hidup-hidup” di dalam tenda mereka di kawasan Tal as-Sultan. Foto: REUTERS/Mohammed Salem
Seseorang berdiri di dekat jenazah warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di kamp pengungsian di Rafah, Jalur Gaza, pada 27 Mei 2024. Foto: REUTERS/Mohammed Salem