Dilaporkan, masih banyak orang yang masih terjebak di bawah reruntuhan sekolah itu. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Sebanyak 12 warga Palestina dilaporkan tewas terbunuh dalam pembantaian pasukan zionis Israel terhadap penduduk Palestina di Gaza tengah. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Diketahui, sekitar 700 keluarga telah mengungsi di sekolah ini setelah tempat tingga mereka dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Advertisement
Tangis warga Palestina yang kehilangan anggota keluarganya pun pecah usai serangan brutal Israel ke sekolah tersebut. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Seperti dikutip dari The Cradle, Rabu (21/8/2024) yang menyebutkan bahwa Pertahanan Sipil Gaza mengatakan ada ratusan pengungsi yang kehilangan rumah tinggal di sekolah itu. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Serangan itu dilancarkan oleh jet tempur Israel yang melepas rudal hingga menghantam sekolah Mustafa Hafez hingga rata dengan tanah. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Advertisement
Dari informasi kantor berita Al Jazeera menuliskan bahwa pasukan Israel menargetkan sekolah tersebut hingga meruntuhkan plafon hingga menimpa orang-orang. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Sebelumnya pada pada 10 Agustus lalu, tentara Israel mengebom sekolah Tabi'in yang dipenuhi para pengungsi di dekat Kota Gaza. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Serangan tersebut telah menewaskan sekitar 100 orang dan melukai banyak warga lainnya. Serangan itu berlangsung ketika warga sedang salat subuh berjemaah. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Advertisement
Warga Palestina melihat kondisi kerusakan sekolah yang runtuh setelah serangan Israel menghantam lingkungan Rimal di Gaza tengah pada 20 Agustus 2024. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP