Advertisement
Namun tradisi mengganti kiswah Ka'bah pada 1 Muharram atau tahun baru hijriah ini baru dilakukan mulai 2022 lalu. Sebelumnya, prosesi penggantian kiswah dilakukan setiap tanggal 9 Dzulhijjah atau bertepatan saat seluruh jemaah haji melaksanakan wukuf di Arafah.
Proses penggantian kiswah Ka'bah ini dilakukan selepas salat Isya di Masjidil Haram. Momen penggantian kain penutup Ka'bah ini juga menyita perhatian para jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Arab Saudi mempekerjakan sekitar 114 orang perajin terampil dalam pembuatan kiswah Ka'bah ini. Tulisan kaligrafi dengan khat tsulutsi yang menghiasi kiswah terbuat dari kombinasi benang emas dan perak.
Advertisement
Adapun total jumlah benang emas dan perak yang dibutuhkan untuk membuat kiswah Ka'bah ini masing-masing seberat 120 kg emas dan 100 kg perak.
Advertisement
Kiswah tersebut dibuat di Majma' Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka'bah Al-Musyarrafah yakni, salah satu pusat peradaban di Kota Makkah. Di dalamnya, tergabung sekitar 220 teknisi dan seniman Arab Saudi yang ikut bekerja dalam pembuatan kain penutup Ka'bah.
Advertisement
Inisiatif menutup Ka'bah konon diperoleh melalui mimpi sebanyak tiga kali, yakni pertama menutup dengan kain biasa, kedua dengan kain yang lebih baik, ketiga dengan kain berhias. Yang ketiga inilah yang diterapkan dari generasi ke generasi.
Advertisement