Ini merupakan parade militer skala besar yang diadakan Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Advertisement
Advertisement
Dalam pidatonya di Pangkalan Udara Seoul, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memperingatkan Pyongyang agar tidak menggunakan senjata nuklir dan berjanji untuk meningkatkan dukungan bagi militer dan industri pertahanan.
“Jika Korea Utara menggunakan senjata nuklir, rezimnya akan berakhir karena respons yang luar biasa dari aliansi Korea Selatan-AS,” kata Yoon saat berpidato di depan pasukan di tengah hujan, sebagaimana dilansir Reuters.
Acara sehari penuh tersebut menampilkan ribuan tentara dan tank serta artileri self-propelled buatan Korea Selatan, yang diikuti oleh 300 dari 28.500 tentara AS yang bermarkas di negara tersebut, kata Kementerian Pertahanan.
Advertisement
Puncak acara parade militer ini adalah ketika deretan alutsista berbaris melalui kawasan komersial dan bisnis utama Seoul hingga kawasan Gwanghwamun yang ramai.
Kerumunan orang rela berbaris di jalan-jalan, meski tengah hujan. Mereka bersorak ketika tentara, tank, rudal, dan drone bawah air lewat di depannya.
Advertisement
“Senjata seperti drone tak berawak menunjukkan seberapa besar kemajuan negara kita,” kata Cho.
Advertisement
Aksi pasukan beladiri pamer kemampuan dalam parade militer Korea Selatan.
Advertisement