Erdogan tuding AS bantu persenjataan tentara Kurdi di Suriah
Merdeka.com - Presiden Turki Tayyip Erdogan menuding Amerika Serikat menyuplai senjata perang kepada tentara militer Kurdi di utara Suriah pekan ini. AS disebut mengirimkan dua pesawat bermuatan senjata kepada mereka yang disebut Ankara sebagai kelompok teroris.
Tudingan Erdogan diutarakan du New York pada Kamis kemarin. Hal tersebut kembali menaikkan tensi antara Turki dan Washington usai dukungan AS kepada militer Kurdistan yang ikut membantu melawan para militan ISIS.
Dalam koalisi AS melawan ISIS, Turki adalah satu badan yang sama. Namun, kehadiran tentara Kurdi yang juga bertempur melawan mereka (ISIS) membuat panas di tubuh Turki, mengingat sayap bersenjata Partai Pekerja Kurdi (PKK) kerap bersinggungan dengan pemerintah Turki dalam konflik yang terjadi di negara itu sendiri.
"Jika anda pikir bisa mengakhiri Daesh (ISIS) bersama mereka (pasukan Kurdi) itu tidak bisa. Karena mereka juga kelompok teroris," kata Erdogan dalam pidatonya yang disiarkan di tv Turki, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (20/9).
"Tiga hari lalu Amerika menjatuhkan dua pesawat bermuatan senjata di Kobani untuk kelompok teror ini (Kurdi)," tambahnya menyinggung pertemuannya dengan Wapres AS Joe Biden yang mengaku tidak tahu mengenai hal tersebut.
Dalam pandangan AS, pasukan Kurdi adalah rekan strategis dalam menumpas ISIS di Suriah. Juru Bicara Presiden Erdogan, Ibrahim Kalin juga mengatakan akan mengkaji ulang adanya kemungkinan keikutsertaan Turki dalam koalisi melawan ISIS di Raqqa jika masih mengikutsertakan tentara Kurdi menjadi satu badan yang sama. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya