Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Duterte Akui Kesehatannya Makin Menurun Setelah Jatuh dari Motor

Duterte Akui Kesehatannya Makin Menurun Setelah Jatuh dari Motor Presiden pakai motor gede. ©2018 Get Real Phillipines

Merdeka.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengakui kondisi kesehatannya belakangan ini kian menurun dalam wawancara dengan stasiun televisi GMA News dua hari lalu.

Dikutip dari laman the Straits Times, Minggu (17/11), Duterte mempersingkat waktu lawatannya ke Jepang bulan lalu karena dia menderita "sakit yang luar biasa" di tulang belakangnya setelah dia mengalami kecelakaan motor dan dia juga tidak muncul di depan publik selama dua pekan.

Kecelakaan motor yang dialami Duterte hanya berselang 10 hari setelah dia mengungkapkan awal Oktober lalu dia mengidap myasthenia gravis, penyakit autoimun yang menyebabkan otot menjadi lemah dan mengakibatkan kelopak mata terkulai dan pandangan mata kabur.

"Kalau Anda tanya, 'Apakah Anda dalam keadaan prima?' Tentu saja tidak," kata DUterte. "Semua penyakit ini karena saya sudah tua. Kehidupan mulai menggerogoti kesehatan saya," kata Duterte.

Kejadian belakangan ini memicu spekulasi tentang apakan Duterte masih mampu menjabat sebagai presiden Filipina meski juru bicaranya, Salvador Panelo berulang kali menuturkan, tidak ada yang perlu ada pengumuman berkala tentang kondisi kesehatan Duterte.

Panelo mengatakan Duterte dalam sepekan terakhir menjalankan tugasnya di kota asalnya di Davao City, sebelah selatan Mindanao, untuk beristirahat.

Pakai Tongkat

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Presiden tertua dalam sejarah Filipina itu pekan lalu menyerahkan kepemimpinannya dalam kampanye anti-narkoba yang sudah merenggut ribuan nyawa kepada Wakil Presiden Lenin Robredo.

Duterte belum pernah lagi terlihat publik sejak dia menghadiri KTT ASEAN di Thailand yang berakhir 4 November lalu. Tak lama kemudian dia terbang ke Jepang untuk menghadiri penobatan Kaisar Naruhito sambil memakai tongkat.

Konstitusi Filipina menyatakan presiden harus menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya jika dia tidak mampu menjalankan tugasnya karena ketidakmampuan, mengundurkan diri, atau meninggal.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP