Seorang pria melihat bendungan Alqueva yang melepaskan air di Moura, wilayah Alentejo, Portugal , Kamis (05/02/2026) waktu setempat. (AFP/ Patricia De Melo Moreira)
Bendungan Alqueva di wilayah Alentejo Portugal melepaskan air setelah waduk kembali mencapai kapasitas maksimum di tengah badai hebat yang melanda Semenanjung Iberia.Pelepasan air dilakukan pada 5 Februari 2026 dengan debit hingga 1.800 meter kubik per detik, membuat Sungai Guadiana kembali meluap dan merendam dermaga serta bantaran sungai. Kondisi ini menjadi yang pertama sejak 2013, setelah lebih dari satu dekade kawasan tersebut dilanda kekeringan ekstrem.
Badai Leonardo memicu banjir dan evakuasi di Portugal dan Spanyol selatan, menimbulkan korban jiwa serta kekhawatiran baru di kota-kota tepi sungai seperti Mértola dan Alcoutim. Di balik ancaman banjir, melimpahnya air Alqueva juga membawa harapan pemulihan cadangan air untuk tahun-tahun mendatang.
Seorang pria melihat bendungan Alqueva yang melepaskan air di Moura, wilayah Alentejo, Portugal , Kamis (05/02/2026) waktu setempat. AFP/ Patricia De Melo Moreira
Seorang pria melihat bendungan Alqueva yang melepaskan air di Moura, wilayah Alentejo, Portugal , Kamis (05/02/2026) waktu setempat. AFP/ Patricia De Melo Moreira
Seorang pria melihat bendungan Alqueva yang melepaskan air di Moura, wilayah Alentejo, Portugal , Kamis (05/02/2026) waktu setempat. AFP/ Patricia De Melo Moreira
Seorang pria melihat bendungan Alqueva yang melepaskan air di Moura, wilayah Alentejo, Portugal , Kamis (05/02/2026) waktu setempat. AFP/ Patricia De Melo Moreira
Seorang pria melihat bendungan Alqueva yang melepaskan air di Moura, wilayah Alentejo, Portugal , Kamis (05/02/2026) waktu setempat. AFP/ Patricia De Melo Moreira
Bendungan Alqueva yang melepaskan air di Moura, wilayah Alentejo, Portugal , Kamis (05/02/2026) waktu setempat. AFP/ Patricia De Melo Moreira