CEK FAKTA: Tidak Benar Anak Diculik dengan Tangan Terborgol, Ini Faktanya

Anak korban penculikan dengan tangan terborgol adalah tidak benar. Faktanya, anak tersebut memainkan borgol, tapi sayang borgol terkunci sehingga tidak bisa terlepas.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
CEK FAKTA: Tidak Benar Anak Diculik dengan Tangan Terborgol, Ini Faktanya
Ilustrasi borgol. shutterstock

Kabar seorang anak menjadi korban penculikan viral di media sosial. Dalam unggahan itu dijelaskan, anak tersebut ditangkap dengan cara diborgol saat sedang bermain di Jembatan sebelah utara Dusun Durensawit.

Tiba-tiba datang seseorang langsung melakukan penangkapan anak tersebut dengan cara diborgol. Karena anak tersebut melawan pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Penelusuran

Polres Magelang, melalui akun Instagram resminya @polresmagelang, mengeluarkan klarifikasi jika kabar penculikan anak diborgol adalah tidak benar.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menjelaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Menurutnya dari hasil penyelidikan didapatkan keterangan jika saksi yang merupakan tetangga anak itu (diduga pemilik borgol) menerangkan bahwa benar memiliki borgol yang dipakai oleh anak tersebut.

Namun borgol itu disimpan di ember bekas di belakang rumah dan didapatkan saksi pada tahun 1982 sewaktu masih menjadi Linmas.

"Setelah Tim Satreskrim melakukan wawancara dengan saksi, kemudian melakukan klarifikasi kepada MHD didampingi oleh Ibunya, Dinsos, Perangkat Desa serta Kepala Sekolah. Dia mengakui jika hanya mengarang cerita percobaan penculikan tersebut," kata Sajarod.

Dirinya menambahkan anak tersebut terpaksa mengarang cerita karena takut dimarahi oleh orang tuanya karena bermain borgol sehingga borgol tersebut terkunci.

"Anak MHD itu karena takut dimarahi orang tuanya, kemudian membuat karangan cerita penculikan itu," lanjutnya.

Adapun kronologis yang diungkap tim Satreskrim Polres Magelang sebenarnya menurut Keterangan MHD, bahwa pada hari Rabu, 01/09/2021 sekitar pukul 14.00 WIB, dia sedang bermain di rumah tetangga pemilik borgol dan menemukan borgol di ember bekas di belakang rumah. Kemudian oleh MHD borgol tersebut diambil dan dimainkan di dekat kandang sapi. Namun sayang borgol terkunci sehingga tidak bisa terlepas.

"Karena panik, MHD kemudian pulang ke rumah sambil berteriak-teriak ke Ibunya dan ketika sampai di rumah ditanya oleh Ibunya, kemudian karena takut dimarahi, Anak menceritakan kalau mau diculik."

Kesimpulan

Anak korban penculikan dengan tangan terborgol adalah tidak benar. Faktanya, anak tersebut memainkan borgol, tapi sayang borgol terkunci sehingga tidak bisa terlepas.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.instagram.com/p/CTXP-HwJ1lX/

Rekomendasi