Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate Yakin Mohamed Salah Bertahan di Liverpool.

Dua pemain kunci Liverpool di sektor pertahanan, Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate, meyakini bahwa Mohamed Salah akan tetap bersama tim di Merseyside.

Rizki Hidayat
Oleh Rizki Hidayat - Reporter
Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate Yakin Mohamed Salah Bertahan di Liverpool.
Aksi Mohamed Salah di laga Liverpool vs Brighton di pekan ke-16 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Sabtu (13/12/2025). (AP Photo/Jon Super) ((AP Photo/Jon Super))

Masa depan Mohamed Salah di Liverpool kembali menjadi perbincangan hangat. Kontrak winger asal Mesir itu akan berakhir pada akhir musim depan, sehingga banyak yang bertanya-tanya mengenai kelanjutan kariernya di The Reds.

Di tengah ketidakpastian tersebut, dua pemain kunci Liverpool di lini belakang, Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate, menyatakan keyakinan Salah akan tetap bertahan di Merseyside.

Van Dijk mengakui situasi ini tidaklah mudah, terutama karena pemain berusia 33 tahun tersebut akan segera memperkuat Timnas Mesir di Piala Afrika 2025.

Virgil van Dijk juga menekankan masa depan dalam sepak bola selalu dipenuhi dengan ketidakpastian. "Mo Salah akan pergi ke Piala Afrika dan kami semua berharap dia sukses di sana, lalu kembali dan tetap penting bagi kami hingga akhir musim," ungkap Van Dijk.

"Di sisi lain, kita semua tahu bagaimana sepak bola berjalan. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya berharap dia bertahan karena dia salah satu pemimpin dan masih sangat penting bagi klub ini. Tetapi ada banyak pihak dalam situasi ini," tambahnya.

Dengan pernyataan tersebut, Van Dijk menunjukkan harapannya agar Mohamed Salah tetap bersama tim, meskipun menyadari adanya faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi keputusan tersebut.

Ketegangan dengan Arne Slot

Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate Buka Suara soal Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot (kiri), memeluk striker Liverpool asal Mesir bernomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris, pada 27 November 2024. Liverpool memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (Oli SCARFF/AFP) (AP Photo/Jon Super)

Spekulasi soal masa depan Salah memanas setelah sang pemain melontarkan kritik tajam terhadap manajer Arne Slot dan klub. Mohamed Salah menyebut dirinya seperti "dikorbankan" di tengah performa Liverpool yang menurun.

Reaksi Slot pun tegas. Manajer asal Belanda itu mencoret mantan pemain Chelsea tersebut dari skuad saat Liverpool menang 1-0 atas Inter Milan di Liga Champions.

Keputusan tersebut memicu pertanyaan besar soal posisi Salah di The Reds. Apalagi ketertarikan dari klub-klub Saudi Pro League terus menguat terhadap peraih gelar PFA Player of the Year tersebut. Namun, Slot kemudian kembali memasukkan sang winger ke skuad saat menghadapi Brighton and Hove Albion, akhir pekan kemarin.

Masuk sebagai pemain pengganti, Mohamed Salah menyumbang assist dan sekaligus mencatatkan rekor baru dalam sejarah Liverpool.

Dia pun mendapat sambutan meriah dari para pendukung Liverpool di Stadion Anfield, serta dukungan penuh dari rekan setimnya."Kami menunjukkan pekan ini jika kami benar-benar bersatu. Kami melangkah bersama sebagai satu tim," kata Van Dijk setelah kemenangan 2-0 Liverpool atas Brighton.

Konate Pasang Badan untuk Salah

Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate Buka Suara soal Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Pemain Liverpool, Ibrahima Konate (kedua kiri) dan Mohamed Salah saat sesi latihan menjelang matchday 2 league phase Liga Champions 2024/2025 melawan Bologna, di pusat latihan AXA di Liverpool, Inggris, pada 1 Oktober 2024. (Paul ELLIS/AFP) (AP Photo/Jon Super)

Ibrahima Konate juga ikut angkat bicara terkait masa depan Mohamed Salah. Bek Timnas Prancis itu menilai rekan setimnya tersebut belum memainkan laga terakhirnya bersama The Reds, dan akan menuntaskan kontraknya hingga akhir musim depan.

"Secara pribadi, tidak, saya tidak berpikir duel kontra Birghton adalah pertandingan terakhirnya untuk Liverpool," ujar Konate kepada Canal+.

"Anda bisa melihat betapa besar cintanya kepada klub ini. Apa yang terjadi dengannya, Anda harus memahami frustrasi pemain yang memiliki karier luar biasa dan telah melakukan begitu banyak hal," lanjutnya.

"Dia adalah pemain yang dicintai semua orang, pelatih mencintainya, dia juga mencintai pelatih. Di klub ini, semua saling mencintai."

Sumber: Sports Illustrated

Rekomendasi