Momen Unik Daniele De Rossi Bawa Genoa Kalahkan AS Roma di Liga Italia
AS Roma mengalami kekalahan yang menyakitkan dari Genoa dengan skor 1-2 di Stadion Luigi Ferraris.
AS Roma terpaksa merelakan posisi mereka di empat besar klasemen Liga Italia 2025/2026 setelah mengalami kekalahan yang mengecewakan dari Genoa dengan skor 1-2 di Stadion Luigi Ferraris pada hari Senin (09/03/2026) dini hari WIB.
Dalam pertandingan ini, gol-gol Genoa dicetak oleh Junior Messias pada menit ke-59 dan Vitinha pada menit ke-80, sementara satu-satunya gol I Giallorossi dicetak oleh Evan Ndicka di menit ke-55. Menariknya, laga ini menandai momen bersejarah bagi Daniele De Rossi, yang berhasil mengalahkan mantan timnya, AS Roma, untuk pertama kalinya dalam karier kepelatihannya.
Setelah pertandingan, Daniele De Rossi ditanya mengenai perasaannya setelah berhasil mengalahkan AS Roma sebagai pelatih Genoa. "Jika Anda memutuskan untuk melakukan pekerjaan ini, Anda harus tahu bahwa cepat atau lambat Anda akan menghadapi Roma," ungkap De Rossi.
Ia juga menambahkan, "Saya tidak ingin mengecilkan atau mengatakan saya tidak menyesal atas penyesalan mereka, tetapi saya tidak ingin membenarkan diri sendiri atau berpura-pura menyesal."
De Rossi menyatakan, "Saya senang, bukan karena Roma kalah, tetapi karena saya menang," mengingat ia juga pernah menjabat sebagai pelatih AS Roma pada tahun 2024.
Nyaman di Genoa
Daniele De Rossi selalu menganggap AS Roma sebagai tempat tinggalnya. Namun, sejak ia mulai melatih Genoa pada 6 November 2025, ia merasakan kenyamanan yang sama seperti di rumah ketika berada di kota Liguria.
"Ini akan menjadi takdir saya sampai hari saya berharap Roma memenangkan 38 pertandingan. Itu adalah target saya dan impian banyak orang. Mungkin, suatu hari nanti itu akan terjadi," ungkap De Rossi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, "Namun, jika saya harus memikirkan tim yang mirip dengan Roma, yang membuat saya merasa seperti di rumah, dengan penggemar yang serupa, baik dalam hal baik maupun buruk; di situlah saya berada sekarang, dan saya sangat menyukainya."
Pernyataan ini menunjukkan betapa besar rasa cintanya terhadap kedua klub tersebut, mencerminkan kedalaman emosional yang dialaminya sebagai seorang pelatih dan mantan pemain.
Genoa Berhak Dapat 3 Poin
De Rossi menekankan bahwa Genoa pantas mendapatkan tiga poin dalam pertandingan tersebut. Ia menyatakan, "Itu sepadan dengan tiga poin, yang sangat penting dan diraih oleh tim yang kuat dan sehat."
Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya setelah jendela transfer Januari, di mana ia merasa beruntung memiliki tim dengan berbagai karakteristik di setiap lini. "Saya tahu pertandingan tidak selalu sama, dan lawan tidak selalu sama," ujarnya.
Lebih lanjut, De Rossi menjelaskan pentingnya intensitas dalam permainan. "Ketika Anda membutuhkan intensitas seperti malam ini, Anda membutuhkan pemain dengan kemampuan tersebut," tambahnya.
Ia mengungkapkan kepuasannya terhadap posisi klasemen tim saat ini, tetapi yang lebih penting baginya adalah pencapaian para pemain. "Saya sangat senang dengan para pemain saya. Mereka pantas mendapatkan kepuasan ini, terutama mereka yang bermain lebih sedikit," tutupnya.