Regulasi Baru: Poin Tim BRI Liga 1 Musim Depan akan Dipotong Jika Klub Tidak Memenuhi Syarat Lisensi

PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana untuk mengurangi poin tim peserta BRI Liga 1 jika mereka tidak berhasil mendapatkan lisensi klub nasional.

Muhammad Adi Yaksa
Oleh Muhammad Adi Yaksa - Reporter
Regulasi Baru: Poin Tim BRI Liga 1 Musim Depan akan Dipotong Jika Klub Tidak Memenuhi Syarat Lisensi
BRI Liga 1 - Ilustrasi logo klub BRI Liga 1 musim 2024/2025. (Bola.com/Adreanus Titus) (© 2025 Bola.com)

PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana untuk mengurangi poin bagi tim peserta BRI Liga 1 2025/2026 yang tidak berhasil mendapatkan lisensi klub nasional pada musim 2024/2025. Sejak musim lalu, PT LIB telah menerapkan sistem lisensi klub nasional bagi semua kontestan BRI Liga 1 2024/2025.

Pada saat itu, hanya ada delapan tim BRI Liga 1 yang berhasil memenuhi syarat untuk mendapatkan lisensi klub nasional, yaitu Bali United, Borneo FC Samarinda, Madura United, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persik Kediri, dan PSIS Semarang, sebagaimana diumumkan oleh PT LIB pada 16 Mei 2024.

Meskipun demikian, PT LIB memberikan kesempatan kepada sepuluh tim BRI Liga 1 2024/2025 yang tidak berhasil mendapatkan lisensi klub nasional untuk mengajukan banding hingga tanggal 23 Mei 2024.

Pengumuman akan dilakukan pada bulan Mei 2025

3 Tim Berebut Hindari Degradasi dari BRI Liga 1 2024/2025: Penentuan Nasib Semen Padang, PSS, dan Barito Putera
Liga 1 - Ilustrasi BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

Sepuluh tim yang berpartisipasi dalam kompetisi ini adalah PSM Makassar, Persita Tangerang, PSS Sleman, Barito Putera, Arema FC, Dewa United, Persis Solo, PSBS Biak, Malut United, dan Semen Padang. PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan mengumumkan hasil lisensi klub nasional untuk musim 2024/2025 pada bulan Mei 2025 mendatang.

Ada lima kriteria yang harus dipenuhi oleh klub yang ingin berpartisipasi di BRI Liga 1 agar dapat mendapatkan lisensi nasional, yaitu asas sporting keolahragaan, legalitas, personal dan administrasi, infrastruktur, serta keuangan. "Batas waktu untuk siklus 2024/2025 adalah akhir bulan ini. Kami akan mengumumkannya pada pertengahan atau akhir Mei 2025," jelas Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra, dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor PT LIB, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/4/2025).

Beri dorongan ke klub

BRI Liga 1 2024/2025, Era Baru Akurasi dan Keadilan dengan VAR dan Wasit Asing
Penampakan layar VAR jelang dimulainya laga leg kedua semifinal Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 antara Borneo FC menghadapi Madura United di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimanta Penampakan layar VAR jelang dimulainya laga leg kedua semifinal Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 antara Borneo FC menghadapi Madura United di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimanta

"Tidak hanya fokus pada lisensi AFC, tahun lalu kami juga telah melaksanakan lisensi klub nasional. Klub yang tidak berhasil memperoleh lisensi tidak akan mendapatkan kontribusi dari sektor komersial," ungkap Asep.

"Langkah ini merupakan upaya untuk memberikan dorongan kepada klub agar mematuhi ketentuan tersebut. Kontribusi komersial akan diberikan kepada klub yang berhasil mendapatkan lisensi."

Asep menambahkan, "Untuk musim berikutnya, siklus 2024/2025 menjadi syarat bagi klub untuk berpartisipasi dalam kompetisi musim depan. Apabila ada klub di BRI Liga 1 yang tidak memenuhi salah satu dari lima kriteria yang ditetapkan, akan dikenakan sanksi berupa pengurangan poin di musim selanjutnya."

Rekomendasi